Insiden di Sirkuit Tugu Adipura Luwuk, Panitia Kapolres Banggai Race Cup Tanggung Semua Biaya Almarhum Azzam Ferdiansyah

oleh -1937 Dilihat
oleh
Ketua Panitia Kapolres Banggai Race Cup Tio Tondy (kanan) dan Pimpinan Perlombaan Henry Wilson Priyitno memberikan keterangan pers, Minggu (05/10/2025)

LUWUK TIMES— Insiden maut yang terjadi di Sirkuit Tugu Adipura Luwuk, menyusul meninggalnya racer asal Kabupaten Parigi Moutong Azzam Ferdiansyah, mendapat respons serius panitia Kapolres Banggai Race Cup 2025.

Kepada sejumlah media, Minggu (05/10/2025) Ketua Panitia, Tio Tondy memastikan bahwa penanganan kejadian yang merenggut nyawa pembalap muda itu sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Ia menjelaskan, saat peristiwa, korban segera dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUD Luwuk, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, panitia menerima kabar duka bahwa korban telah meninggal dunia.

Panitia segera mendatangi pihak keluarga korban di RSUD untuk memberikan dukungan dan penjelasan terkait langkah-langkah yang diambil.

“Kami sudah menyampaikan kepada keluarga korban bahwa seluruh biaya operasional, kedukaan, hingga proses pemakaman akan menjadi tanggungan sepenuhnya oleh panitia,” ujar Tio.

Sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral, panitia juga mengembalikan biaya pendaftaran dari beberapa kelas oleh tim korban.

“Ini bukan soal nilai, tetapi bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral kami kepada almarhum,” imbuhnya.

Pimpinan Perlombaan

Sementara itu, Pimpinan Perlombaan Road Race Kapolres Banggai 2025, Henry Wilson Priyitno, menegaskan, setiap penyelenggaraan event telah bekerja sama dengan pihak asuransi, termasuk perlindungan bagi penonton dalam setiap pembelian tiket masuk.

Henry juga menilai bahwa penanganan terhadap insiden tersebut cepat dan tepat oleh tim medis.

“Penanganan medis sudah sesuai SOP. Korban langsung kami bawa menggunakan ambulans menuju RSUD. Sekitar pukul 17.22 WITA, korban meninggal dunia,” ujarnya.

Henry menambahkan, saat kejadian, korban telah tertinggal satu putaran dan mengalami kecelakaan tunggal pada putaran terakhir. *