UHC 98 Persen Lebih, BPJS Kesehatan Luwuk Pastikan Akses Jaminan Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

oleh -55 Dilihat
oleh
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar dan Kepala DKISP Banggai Lesmana Kulab foto bersama dengan para awak media di Luwuk, Selasa (28/04).

LUWUK TIMES – BPJS Kesehatan Cabang Luwuk menegaskan komitmennya dalam memperluas dan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui capaian Universal Health Coverage (UHC) di seluruh wilayah kerjanya.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar, saat pertemuan bersama awak media di Luwuk, Selasa (28/04).

Menurut Mitra, seluruh kabupaten di wilayah kerja BPJS Kesehatan Luwuk berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards tahun 2026 karena telah mencapai cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta pada 27 Januari 2026.

Adapun wilayah kerja BPJS Kesehatan Luwuk meliputi Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Tojo Una-Una, Morowali, dan Morowali Utara.

“Capaian UHC yang diraih merupakan hasil sinergi bersama pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi bukti nyata bahwa akses jaminan kesehatan bagi masyarakat terus menjadi prioritas bersama,” ujar Mitra.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan media dalam menyebarluaskan informasi terkait Program JKN kepada masyarakat.

“Media merupakan jembatan informasi antara BPJS Kesehatan dengan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini, sehingga informasi terkait Program JKN dapat diterima masyarakat secara luas, cepat, dan akurat,” katanya.

Mitra menambahkan, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan Program JKN di daerah.

Menurutnya, ketika masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN, maka pemanfaatan layanan kesehatan juga akan semakin optimal.

Saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Luwuk telah bekerja sama dengan 115 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari Tempat Praktik Dokter Mandiri, Klinik Pratama, Klinik Pratama Rawat Inap, RS Kelas D Pratama, hingga Puskesmas.

Sementara untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 9 rumah sakit dan 3 klinik utama di wilayah kerja Luwuk.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Petugas BPJS SATU (Siap Membantu) di setiap fasilitas kesehatan rujukan guna membantu peserta memperoleh informasi dan pelayanan dengan lebih cepat.

Selain itu, berbagai layanan digital juga terus dikembangkan, seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 08118 165 165, hingga Care Center 165.

“Transformasi digital menjadi langkah nyata kami dalam mendekatkan layanan kepada peserta. Kini masyarakat tidak perlu selalu datang ke kantor, karena berbagai kebutuhan layanan dapat diakses dengan mudah, cepat, dan praktis dari mana saja,” tambah Mitra.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab, mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan Luwuk bersama Pemerintah Kabupaten Banggai dalam menghadirkan percepatan layanan publik berbasis digital.

Salah satunya melalui integrasi layanan pengajuan kepesertaan JKN ke dalam aplikasi Banggai Digital Service.

“Saat ini kami telah mengintegrasikan layanan BPJS Kesehatan untuk pengajuan pendaftaran kepesertaan JKN yang melibatkan verifikasi desa, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan. Ini dimaksudkan agar segala layanan publik dapat diakses secara digital, sehingga masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk melakukan pengurusan secara langsung,” tegas Lesmana.

Ia juga menjelaskan, BPJS Kesehatan telah berkomitmen mengintegrasikan dashboard JKN Pemerintah Daerah ke sistem command center Pemda Banggai guna menghadirkan data yang lebih akurat dan mutakhir.

“Command center Kabupaten Banggai diharapkan bukan hanya sebagai sarana penyajian data, namun menjadi integrasi data terpusat untuk acuan pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah strategis demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. *

No More Posts Available.

No more pages to load.