
PALU— Komisi 1 DPRD Banggai berkonsultasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulteng, Jumat (12/08/2022) kemarin.
Hasil konsultasi terungkap kabupaten beribukota Luwuk ini paling lambat pertumbuhan penduduk se Sulteng.
“Kami berkonsultasi ke Dukcapil propinsi hari Jumat kemarin. Kami langsung diterima oleh Kadis Dukcapil Propinsi Sulawesi Tengah Agus Sujono,” kata Ketua Komisi 1 DPRD Banggai, Irwanto Kulap kepada Luwuk Times, Sabtu (13/08/2022).
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai ini mengaku, ada beberapa hal yang berkembang dalam pertemuan itu.
Antaranya pernyataaan Kadis Dukcapil Sulteng bahwa Kabupaten Banggai paling terendah pertumbuhan penduduk di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah.
Meski begitu tambah Irwanto Kulap, mereka meyakini masih banyak masyarakat yang belum memiliki NIK atau nomor induk kependudukan.
Bahkan banyaknya masyarakat yang pindahan dari daerah lain belum terdaftar sebagai masyarakat Kabupaten Bangga.
Padahal mereka sudah berdomisili 6 bulan sampai dengan 1 tahun.
Menurut Irwanto, mestinya ini yang harus dikejar pendataannya. Dengan begitu jumlah penduduk bertambah dan masyarakat mendapatkan haknya sebagai warga negara.
Apalagi saat ini tambah Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai ini, semua dalam pengurusan apapun itu harus bisa menunjukan NIK.
Pada rapat konsultasi itu, Dukcapil Sulteng menyerahkan bantuan blangko KTP kepada Pemda Banggai yang langsung diserah terimakan melalui Komisi 1 DPRD Banggai.
Selain Irwanto juga hadir sejumlah personil Komisi 1 DPRD Banggai.
Mereka adalah Suparno, Bachtiar Pasman, Samiun L. Agi dan Yolanda Antuke. *
Discussion about this post