LUWUK TIMES – Putaran liga 2 Indonesia (Pegadaian Championship) mendekati ujung.
Dua puluh kesebelasan yang ada di liga 2 dibagi menjadi 2 grup, timur dan barat.
Persipal FC, tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng), lebih khusus Kota Palu, tergabung di grup timur.
Hingga putaran ke 12 yang dilakoni Persipal FC, prestasinya belum maksimal.
Persipal FC belum pernah menang, 6 kali bermain imbang dan 6 kali mengalami kekalahan.
Poin yang dikumpul 6 membuat Persipal FC terbenam di-urut 9 dari 10 tim yang ikut ambil bagian.
Peringkat paling buntut ditempati PSIS Semarang dengan poin 5.
Adapun pemuncak klasemen diduduki Barito Putera FC dengan poin 28. Disusul PSS Sleman dengan poin 27.
Liga Pegadaian Championship tahun 2025 – 2026 kini tinggal menyisakan 6 pertandingan.
Menghadapi 6 laga sisa yang dijadwalkan akan dimainkan akhir Desember 2025 hingga Januari 2026.
Manajemen Persipal FC melakukan perombakan tim secara fundamental.
Gerak cepat (gercep) dilakukan manajemen. Dengan menunjuk Andhika Mulia Pratomo sebagai pelatih menggantikan Kamaluddin.
Pemain baru yang punya kualitas dan jam terbang tinggi direkrut, termasuk pemain asing yang kini sedang menjalani trial (uji coba).
Semua itu agar prestasi Persipal FC bisa “membumbung” dan tidak terdegradasi.
Penunjukkan Andhika sebagai pelatih kepala oleh manajemen diharapkan akan mempermudah jalan menuju perbaikan prestasi Persipal FC yang kini melorot.
Alasan manajemen memang rasional. Karena Andhika pernah menjadi asisten pelatih saat Bambang Nurdiansyah (Banur) menangani Persipal FC tahun 2023 – 2024.
Dari pengalaman itu, tentu Andhika tahu dan paham dengan karakter main anak-anak Persipal.
Di tangan Andhika diharapkan determinasi tim akan makin solid dan kuat.
Ditopang racikan taktik cerdas pelatih, akan membuat mental juara yang dimiliki anak-anak Persipal FC bangkit lagi.
Wajib Menang
Persipal FC kini ada di zona degradasi. Agar bisa terhindari dari degradasi Persipal FC wajib menang untuk setiap pertandingan kandang dan bisa mencuri poin di saat tandang.
Perjalan Persipal FC di liga Pegadaian Championship 2025 – 2026 tidak tokcer dan tak sebaik tahun kemarin.
Persipal FC yang diketuai H Rusdy Mastura, gubernur Sulteng periode 2019 – 2024 di liga Pegadaian Championship tahun ini terbilang tragis.
Selain prestasinya tidak maksimal dan terancam degradasi ke liga Nusantara (liga 3).
Kini Persipal FC, disanksi oleh komisi disiplin (komdis) PSSI, buntut dari terjadinya pemukulan wasit saat Persipal FC menjamu Barito Putera di stadion Gawalise Palu beberapa waktu lalu.
Sanksi komdis PSSI dijatuhkan kepada Persipal, panitia pelaksana (Panpel) dan individu pengurus dan Panpel.







