Berpulang dengan Jejak Pengabdian: BPBD Banggai Kehilangan Sosok ASN Terbaik, Oksa Tutup Usia

oleh -807 Dilihat
oleh
Oksa semasa hidup. (Foto Istimewa)

LUWUK TIMES – Kabar duka menyelimuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai.

Salah satu aparatur sipil negara (ASN) terbaiknya, Muh. Oksatiawan, SE, atau yang akrab disapa Oksa, telah berpulang ke rahmatullah.

Oksa menghembuskan napas terakhir pada Selasa (13/01/2026) sekitar pukul 09.30 Wita di RSU Clara Medika, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk.

Almarhum meninggal dunia akibat komplikasi penyakit jantung dan diabetes yang dideritanya.

“Almarhum meninggal sekitar pukul 09.30 Wita di rumah sakit. Beliau menderita komplikasi penyakit jantung dan gula,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Fery Sujarman, saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Dari Edukasi hingga Evakuasi, BPBD Kabupaten Banggai Siapkan Tameng Bencana 2026

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di pekuburan Kilometer 8, Kecamatan Luwuk Selatan. Ia diiringi isak tangis keluarga, kerabat, serta rekan kerja yang kehilangan sosok ramah dan berdedikasi.

Semasa hidupnya, Oksa terkenal sebagai ASN yang handal, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Pria kelahiran Palu, 24 Oktober 1978 ini terakhir menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banggai.

Namun bagi banyak orang, Oksa bukan hanya sekadar pejabat. Ia adalah pribadi yang mudah bergaul, hangat, dan selalu membuka ruang komunikasi dengan siapa saja.

Baca Juga:  BPBD Banggai Gelar Sosialisasi KIE Rawan Bencana di Batui Selatan

Di luar tugas kedinasan, almarhum juga dikenal aktif di komunitas motor dua tak King Luwuk Club (KLC), yang semakin menegaskan sisi humanisnya.

Perjalanan pengabdiannya di pemerintahan terbilang panjang.

Oksa pernah empat kali menjabat sebagai kepala seksi, yakni Kasi Operasional dan Penertiban (2008–2013), Kasi Keselamatan Pelayaran (2013–2015), Kasi Alat Mesin dan Sarana Penunjang (2015–2019), serta Kasi Teknologi Tepat Guna dan Padat Karya (2019–2021).

Baca Juga:  Kepala BPBD Banggai Fery Sujarman: Apel Siaga Bertujuan Memperkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana

Sebagai alumni STIE Pembangunan Indonesia (STIE-PI) Makassar tahun 2004, Oksa mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan publik dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia meninggalkan seorang istri yang kini harus merelakan kepergian pendamping hidupnya.

Kepergian Oksa meninggalkan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh jajaran BPBD Kabupaten Banggai.

Selamat jalan Oksa. Selamat jalan Pak Kabid. Pengabdianmu akan selalu kami kenang. *

Reporter Sofyan Labolo