
LUWUK— Dari 15 grup band yang berkompetisi, Stereo Band adalah jawara Banggai Rockin Fest 2022 di lapangan Bumi Mutiara Luwuk Kabupaten Banggai, belum lama ini.
Siapa saja personil grup band yang berasal dari Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini?
Manager band Oktavianus Mayore, banyak bercerita tentang historis sehingga grup band ini lahir.
Pada penghujung tahun 2011 lalu, pernah digelar event musik besar di Kota Palu, dengan melibatkan seluruh musisi daerah.
Saat itu lahir beberapa grup band yang dimentori oleh para musisi senior Kota Palu. Mereka antaranya, Leopold Baginda, Andri Lawido, Jojon Bass, Rence Monarchi dan Hari Idol.
“Disinilah cikal bakal terbentuknya Stereo Band,” kata Oktavianus Mayore, sebagaimana dikutip dari profil singkat grup ini.
Kata Oktavianus, Aldi, Noval dan Okta masing-masing vokalis, keyboardis dan bassist yang merupakan personil Stereo Band saat ini, kebetulan saat itu memiliki mentor yang sama berniat membuat grop band setelah event.
Dan memasuki awal tahun 2012 tepatnya bulan Februari, kembali Kota Palu menggelar Festival Band.
“Saat itu yang menjadi juri utama ialah Reza, eks drumer Peterpan,” kenang Oktavianus.
Pada event itulah penampilan perdana Stereo Band. Kala itu beranggotakan awalnya Ilham (vokalis), Cris Agan (Gitaris 1), Oji (Gitar 2), Okta (Bassist) dan Aldy (Drum, sebelum jadi vokalis).
“Setelah event itu maka resmilah grup band ini ada. Tepatnya 6 Februari 2012,” ucapnya.
Personil
Seperti halnya grup musik papan atas, Stereo Band juga mengalami gonta ganti personil. Tahun 2012, beberapa personil mengundurkan diri. Mereka adalah Ilham (vokalis) dan Oji (gitar 2).
Meski begitu kata Oktavianus, tidak membuat semangat kami turun.
Stereo Band pun merombak kembali formasinya, yaitu Aldy (vokalis), Cris (gitaris), Okta (bassist) dan Noval masuk menjadi drumer (sebelum menjadi keyboardis).
Meski hanya beranggotakan empat personil, grup musik ini terus mengikuti setiap perlombaan yang diadakan di daerah.
Menjelang akhir 2012 kembali lagi harus merombak formasinya, setelah Cris memutuskan untuk keluar dari grup band. Maka terbentuklah formasi personil yang boleh ada hingga saat ini, yaitu Aldy (Vokal), Noval (Keyboard), Okta (Bass), Curo (Gitar), Ijal (Drum).
Dalam perjalanan selanjutnya masih sempat juga berganti-ganti personil. Tetapi tetap kembali pada formasi saat ini.
Tahun 2013, Curo sang gitaris istirahat. Ia digantikan oleh Verry (gitaris sementara). Dan tahun 2014 Ijal sang drummer sempat istirahat dan tergantikan oleh Ibank (drumer sementara). Sedang tahun 2015 Curo kembali istirahat dan dihandel oleh Aras.
Dan kini kata Oktavianus, personilnya terdiri dari Aldy (vokal), Noval (keyboard), Okta (Bass), Curo (gitar) dan Ijal (drum).
Prestasi
Selama 10 tahun berkiprah, tidak sedikit prestasi yang ditorehkan grup band ini. Dan capaian maksimal tersebut juga disampaikan sang manager.
Bahkan grup ini tidak hanya mengikuti sejumlah festival band dan mendapatkan beberapa juara.
Akan tetapi pernah juga menjadi opening artis (Judika Sihotang) pada tahun 2013. Kemudian menjadi bintang tamu pada TV lokal (TVRI Palu, Radar TV). Pernah juga menjadi pengisi acara serta pengiring artis pada HUT Sulawesi Tengah (Sulteng Expo) tahun 2014 dan 2015.
Selain itu sempat menjadi band reguler untuk beberapa cafe di kota Palu (Tanaris Cafe, Snow Bear Cafe, dll). Serta menjadi band pengisi pada acara Gathering dan Wedding. *
Prestasi Stereo Band
1 | Juara 1 Festival Band Pop Rock 2012 |
2 | Juara 1 Festival Band Openning Judika 2012 |
3 | Juara 1 Festival Band Lagu Kaili 2013 |
4 | Juara 3 Festival Band Teluk Palu 2014 |
5 | Juara 1 Festival Band Teluk Palu 2015 |
6 | Juara 2 Festival Band Rock Parigi 2017 |
7 | Juara 1 Festival Band Rock Se-Indonesia “Pesona Lipuku Ampana” 2017 |
8 | Juara 1 Festival Band HUT Kota Poso ke-123 2018 |
9 | Juara 1 Festival Band Musik Kebangsaan Korem 132 2018 |
10 | Juara 3 Festival Band Se-Indonesia Vovasangkayu 2019 |
11 | Juara 1 Festival Musik Tolitoli 2021 |
Discussion about this post