Pembangunan Mess Pemda Banggai di Palu Jadi Kunci Penghematan Biaya Perjalanan Dinas

oleh -589 Dilihat
oleh
Desain Mess Pemda Banggai di Kota Palu Provinsi Sulteng

LUWUK TIMES— Pembangunan kembali Mess Pemda di Kota Palu oleh Pemda Banggai, bukanlah sekadar proyek fisik. Akan tetapi itu sebuah investasi strategis jangka panjang.

Dengan nilai proyek mencapai Rp17,7 miliar lebih, Mess yang terletak di Jalan MT. Haryono ini terproyeksikan secara signifikan akan menekan biaya operasional perjalanan dinas (Perdin).

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Dewa Supatriagama, Sabtu (06/12/2025) menjelaskan, pembangunan ini terdorong oleh urgensi efisiensi anggaran yang tinggi.

“Tujuan utama dari pembangunan ini adalah menekan biaya operasional perjalanan dinas melalui pemanfaatan aset daerah sendiri,” kata Dewa Supatriagama.

“Lagi pula kondisi Mess yang sudah tidak layak, memaksa kami menggunakan akomodasi hotel. Tentu saja jauh lebih mahal dan meningkatkan beban APBD,” tambah I Dewa Supatriagama.

Kerusakan Parah

Ia memaparkan, Mess Pemda yang lama sudah mengalami kerusakan parah. Mulai dari elemen struktur, atap bocor, dinding retak, hingga masalah utilitas. Sehingga tidak layak jadi akomodasi resmi.

“Jika fungsi Mess ini terganggu, citra daerah menurun dan biaya alternatif akomodasi hotel akan melonjak tinggi. Dengan pembangunan ini, kami tidak hanya memulihkan fungsi. Akan tetapi juga mengamankan aset daerah agar dapat tergunakan efisien mungkin,” tambahnya.

Mess yang baru ini terancang di atas lahan seluas 1.410 M2 dengan gaya modern yang ikonik. Plus aksen Maleo pada fasadnya.

Dengan total 40 kamar, terdiri dari 37 standar dan 3 VIP serta fasilitas pendukung seperti caffe and resto, Mushallah dan pantry, Mess ini berfungsi optimal sebagai

sarana akomodasi resmi. Karena akan menjadi tempat menginap yang nyaman dan aman bagi aparatur dan tamu daerah.

Begitu juga peningkatan efisiensi. Karena dapat memastikan layanan tamu daerah dan operasional berjalan tanpa harus mengeluarkan biaya hotel yang mahal.

Termasuk citra positif. Tentu saja akan memberikan wajah representatif Kabupaten Banggai pada ibu kota Provinsi Sulteng.

Dengan investasi sebesar Rp17,7 miliar, Pemda Banggai berharap dapat segera mengakhiri ketergantungan pada akomodasi komersial dan menciptakan efisiensi anggaran Perdin yang berkelanjutan. *