LUWUK TIMES— Awal tahun baru 2026 di Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai diwarnai peristiwa memilukan. Pria berusia 28 tahun nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (1/1/2026) siang. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan berkat kesigapan keluarga, warga sekitar dan aparat kepolisian.
Kapolsek Toili IPTU I Putu Pratama Yoga mengungkapkan, pihaknya menerima laporan adanya percobaan bunuh diri oleh SU (28), warga Desa Argomulyo, bertempat halaman belakang rumah orang tuanya.
“Mendapat informasi, anggota langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Korban kami temukan dalam kondisi lemas dan segera kami evakuasi ke Puskesmas Toili I. Sebelum akhirnya ia mendapat rujukan ke RSUD Luwuk,” jelas IPTU Yoga.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 Wita. Ibu korban yang curiga melihat anaknya keluar menuju halaman belakang rumah, diam-diam mengikuti dari kejauhan.
Betapa terkejutnya ia saat mendapati korban telah menggantungkan diri menggunakan tali nilon pada dahan pohon mangga.
Sontak sang ibu berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar segera berdatangan dan bersama-sama menurunkan korban untuk menyelamatkan nyawanya.
Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan keterangan paman korban, SU baru sekitar sepekan terakhir tinggal bersama orang tuanya. Sebelumnya, korban menetap bersama istrinya di Desa Argakencana.
“Sekitar sebulan terakhir, sepulang bekerja dari Kecamatan Masama, keluarga melihat perubahan perilaku korban. Ia tampak murung, lebih banyak diam, dan menunjukkan tanda-tanda depresi,” ungkap IPTU Yoga.
Pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
Kapolsek Toili juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Jika melihat tanda-tanda gangguan mental atau tekanan berat, segera ajak bicara dan cari bantuan medis maupun pendampingan,” tegasnya. *












