
Luwuk Times – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ir. Abdullah Ali mewakili Bupati Banggai, menghadiri dan membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 di Kabupaten Banggai, Senin (06/03/2023).
Sekkab Banggai saat membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai mengucapkan selamat datang kepada Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra , Deputi Lalitbang BKKBN, Bupati Banggai Laut , Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr. Komang Adi Suhendra, Bunda Peduli Stunting PP Provinsi Sulawesi tengah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sulteng, Sekretaris Dinas P2KB Sulteng Alfina Ndeu, pimpinan OPD kabupaten/kota se Sulawesi tengah, beserta segenap jajarannya.
“Ucapan yang sama saya sampaikan kepada seluruh tamu undangan rapat koordinasi dan sinkronisasi Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Sulawesi tengah di Kabupaten Banggai tahun 2023, selamat datang di kota Luwuk bagian timur Sulawesi tengah dengan julukan Hongkong di malam hari,” ucap Sekkab Banggai.
Bupati Banggai berharap, dengan dilaksanakannya rakor dan sinkronisasi ini , dapat melahirkan gagasan ide serta sinergitas kesamaan visi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan seluruh stakeholder terkait, untuk percepatan pencapaian sasaran program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di provinsi Sulawesi Tengah.
Percepatan penurunan stunting dikatakan Bupati Banggai adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang di laksanakan secara konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerjasama multisektor di pusat, daerah dan bahkan desa, untuk itu demi mencapai hasil yang optimal tentunya di butuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia khususnya di provinsi Sulawesi tengah.
Dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting mengamanatkan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting oleh karena itu, agar sirkus terjadinya stunting dapat di cegah, perlu ada formulasi kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Pencapaian target percepatan penurunan stunting, merupakan salah satu investasi utama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ) 2020 – 2024 sudah disebutkan indikator utama SDM berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter yaitu sehat, cerdas, adaptif, kreatif, inovatif, terampil dan bermartabat .
Dalam kaitannya dengan upaya penurunan stunting maka indikator ini menjadi ukuran dalam menyiapkan generasi yang akan membangun keluarga dan calon orang tua bagi anak anak yang di lahirkannya.
Dalam pelaksanaan percepatan stunting di provinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Banggai diharapkan dengan adanya satu komitmen dari semua pihak dan stakeholder terkait, mampu memenuhi goals penurunan angka stunting di Sulawesi tengah dan menghasilkan satu data yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat daerah maupun pusat dalam penentuan intervensi jangka panjang yang tepat guna dan sasaran terciptanya Indonesia bebas stunting.
(Prokopim Setda Banggai/Atenk)
Discussion about this post