LUWUK TIMES, BANDUNG – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) menggelar kegiatan “Sinergi dan Kolaborasi Industri Hulu Migas Bersama Forkopimda Banggai”.
Acara yang mengusung tema “Membangun Banggai, Mendukung Ketahanan Energi Nasional” ini dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis, 16–17 September 2026, di The GAIA Hotel Bandung.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah penguatan kolaborasi, transparansi, serta pemahaman bersama antara pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, dan pelaku industri hulu migas guna mendukung kelancaran operasi migas serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banggai.
Turut hadir memenuhi undangan dalam agenda ini unsur Forkopimda Kabupaten Banggai beserta instansi terkait.
Dari jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai, hadir mewakili Akbar Sapto Rakhmadi Indra Dewa, S.H. selaku Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa.
Dalam pemaparan materi, SKK Migas dan JOB Tomori menyampaikan sejumlah poin utama.
Pertama tentang pengelolaan dan regulasi hulu migas, yakni pengawasan KKS/PSC untuk memaksimalkan manfaat negara.
Kedua soal capaian produksi dan lifting, menyangkut pemaparan kontribusi migas wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Selanjutnya program PPM JOB Tomori mencakup pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat 4 pilar.
Selain itu penerapan SMAP, yakni Komitmen tata kelola berintegritas berstandar SNI ISO 37001:2025.
Melalui kegiatan sinergi ini, diharapkan komunikasi dan kerja sama antara pemangku kepentingan di Kabupaten Banggai dengan industri hulu migas semakin solid demi mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong dampak positif bagi masyarakat daerah. *












