
Namun begitu, Zainul mengingatkan bahwa saat Pilkada Gubenur Jateng, terbangun koalisi antara PKB dan PKS yang mengusung pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah.
Berbagai lembaga survey menempatkan pasangan Sudirman-Ida tak bakal maksimal meraih suara. Padahal faktanya, pasangan Sudirman-Ida Fauziah mampu meraup suara 42 persen. Meskipun Ganjar Pranowo pemenangnya.
Pertarungan di Pilkada Jateng ungkap Zainul, merupakan arena bagi anak buah Anies dan Muhaimin.
Sudirman Said adalah anak buah Anies dan Ida Fauziah merupakan anak buah Cak Imin-sapaan akrab Muhaimin Iskandar.
Zainul berkelakar bahwa anak buah saja yang bertarung di Jawa Tengah, raihan suara bisa mencapai 42 persen.
“Kita pernah tarung di Jateng. Pasangan yang diusung PKB dan PKS, suara Sudirman dan Ida Fauziah 42 persen. Yang turun baru anak buahnya Cak Imin, Sudirman Said anak buahnya Anies. Insya Allah kita menang di Jateng. Insya Allah menang tipis,” urainya.
Bagaimana luar Jawa? Seperti, Lampung, Sumatera, Aceh. Di wilayah-wilayah itu, pasangan AMIN akan meraih kemenangan, kecuali di Sumatera Utara.
Kalimantan juga demikian. Kondisi serupa bakal terjadi di Sulawesi. Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat akan dimenangkan pasangan AMIN. Pemetaan kekalahan di Sulawesi hanya di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.
Papua fifty-tifty yang belum dipastikan. Di Bali, Zainul memastikan bahwa pasangan AMIN akan mengalami kekalahan.
“Hanya 4 provinsi yang kita kalah,” katanya optimistis disambut standing aplaus peserta sembari meneriakkan AMIN.
“Dengan peta elektoral, Insya Allah kita haqqul yaqin pasangan Amie-Muhaimin menang,” ujar Zainul.
Ia menekankan bahwa pasangan Anies-Muhaimin merupakan pasangan yang ditakdirkan.
Olehnya itum ia menyerukan kepada seluruh kader, simpatisan dan para caleg PKB untuk membangun komunikasi, menyosialisasikan secara masif demi meraih kemenangan. * Sut
Baca: Ketat Kompetisi, Michael Tendean Optimis PKB Dapat Jatah Kursi di Dapil 1 Banggai
Discussion about this post