Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kecamatan Bunta, BPBD Banggai Turun Asesmen

oleh -2153 Dilihat
oleh
Alat berat sedang melakukan pembersihan material yang menghalangi dan pembuatan jalan alternatif darurat.

LUWUK TIMES— Banjir bandang melanda Desa Lontio Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, Senin (06/10/2025).

Selain sebagian ruas jalan trans Sulawesi terputus, sebanyak 30 rumah warga juga terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai, Fery Sujarman, Selasa (07/10/2025) menginformasikan, banjir bandang terjadi pada Senin 6 Oktober 2025 sekitar pukul 16.00 wita.

Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, menjadi penyebab banjir bandang.

Baca Juga:  Aksi Cepat dan Humanis, BPBD Banggai Bantu Warga Balantak Utara Bangkit dari Banjir

“Jalan yang menghubungkan desa Lontio dan desa Huhak terputus,” kata Kepala BPBD Banggai.

Dari hasil turun lapangan BPBD Banggai, sedikitnya ada empat titik longsor. Dengan panjang bervariasi, mulai dari 30 meter, 40, 50 hingga 70 meter.

Meski tak ada korban jiwa, namun sambung Fery Sujarman musibah itu memberi banyak dampak.

Baca Juga:  Ruas Jalan di Toili Jaya Banggai Nyaris Putus

Yakni, tiga titik akses jalan trans Sulawesi tertutup dengan material, berupa kayu dan kerikil, satu titik ruas jalan amblas akibat longsor, 30 rumah warga terdampak banjir termasuk satu bangunan kantor desa.

Tim Reaksi Cepat BPBD Banggai kata Fery, terus melakukan koordinasi dengan aparat desa Lontio Kecamatan Bunta.

Baca Juga:  Libatkan 73 Peserta, BPBD Kabupaten Banggai Gelar Workshop Sosialisasi dan FGD di Luwuk

Termasuk melakukan asesmen ke tempat lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Fery juga melaporkan, ada tiga unit alat berat masih dalam proses pengerjaan pembersihan material, yang menghalangi dan pembuatan jalan alternatif darurat.

Semoga proses pembersihan material segera berakhir. Sehingga pengendara baik motor maupun mobil bisa melewatinya. *

No More Posts Available.

No more pages to load.