Advertising

-->
-->

Ruas Jalan di Toili Jaya Banggai Nyaris Putus

Sofyan
Tanah longsor terjadi di bahu Jalan Umum di Desa Uemea, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Minggu (19/5/2024) 07.00 Wita.
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BANGGAI, Luwuktimes.id — Peristiwa tanah longsor terjadi di bahu Jalan Umum di Desa Uemea, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Minggu (19/5/2024) 07.00 Wita.

Tanah longsor yang cukup lebar dan dalam sehingga membuat ruas jalan nyaris putus ini merupakan lokasi pembangunan dan perawatan dari Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah.

Untuk mengatasi hal tersebut, personel Polsek Toili bersama forkopimca dan sejumlah masyarakat berjibaku melakukan perbaikan akan tetapi terkendala tidak adanya material untuk dilakukan penimbunan.

Baca Juga:  Bantuan PANADA Mengalir ke Banggai, Bupati Amirudin Apresiasi Kepedulian Gubernur Sulteng

“Kami melakukan pengawalan alat berat axafator dan diturunkan kelokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Toili AKP Nanang Afrioko kepada wartawan.

Sekitar pukul 11.30 Wita, petugas membantu dengan membersihkan semak belukar disekitar bahu jalan agar kendaraan yang akan lewat bisa melipir ke pinggir untuk mengindari longsor yang lebih parah lagi.

Baca Juga:  KONI Banggai Coret Atlet Non-Potensial, Sugiarto Djanun: Fokus Kita Prestasi dan Medali, Bukan Rombongan Hore

“Meski proses perbaikan belum sepenuhnya bisa dilakukan, namun jalan sudah bisa dilalui mobil roda empat dan motor,” bebernya.

Karena lokasi perbaikan minim material penimbunan serta situasi yang tidak memungkinkann, petugas TNI-Polri membantu pandu pengendara yang hendak melewati jalan tersebut.

Masyarakat dan pengendara pun diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi.

Baca Juga:  Sentuh Masyarakat Bawah, Proyek 'Berani Lancar' Tontouan Dikebut Hingga Tembus 56 Persen

Tidak menutup kemungkinan bahu jalan akan terus tergerus dan menyebabkan terputusnya akses jalan, menginggat saat ini adalah musim penghujan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, lokasi longsor tersebut dipasangkan tanda,” pungkasnya. *

Baca: Abaikan Kesejahteraan, Warga Mendono dan Mondonun Demo PT PAU

-->