LUWUK TIMES – Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, resmi membuka tes kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.B.
Seleksi ini diikuti oleh 66 peserta yang akan bersaing mengisi posisi di 14 dinas.
Namun, satu dinas yakni Dinas Kesehatan tidak masuk dalam seleksi ini, karena seluruh pendaftar tidak memenuhi kualifikasi pendidikan yang menjadi syarat.
Pelaksanaan seleksi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN serta peraturan turunannya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020.
Selain itu, proses seleksi juga berpedoman pada PermenPAN RB Nomor 15 Tahun 2019.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai Amirudin menegaskan, seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan teknis.
Tetapi juga menitikberatkan pada kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kepekaan sosial para peserta terhadap dinamika masyarakat.
Panitia pelaksana diketuai oleh Sekretaris Daerah, Moh. Ramli Tongko, yang didukung oleh delapan asesor dari UPT Penilaian Kompetensi Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui proses seleksi ini, Bupati berharap akan lahir pemimpin birokrasi yang berintegritas tinggi, menjunjung kejujuran, memiliki visi jelas.
Termasuk mampu bekerja kolaboratif dan berani mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah lolos hingga tahap ini.
Dan mendorong mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan sungguh-sungguh dan menampilkan kemampuan terbaik. *













