LUWUK TIMES— Aksi nekat pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, bikin warga tak habis pikir.
Bukannya mencari nafkah dengan cara halal, keduanya justru kompak membobol rumah warga demi mendapatkan uang untuk membeli narkotika jenis sabu.
Pasutri berinisial RO alias W (40) dan AH (42) kini harus berurusan dengan hukum setelah diamankan Polsek Bunta Polres Banggai pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 18.10 Wita.
Kapolsek Bunta, IPTU Andi Wijanarko mengungkapkan, penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat terkait aksi pencurian di kawasan Kelurahan Bunta.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengamankan keduanya tanpa perlawanan.
“Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui melakukan pencurian di rumah warga yang sedang kosong,” ungkap Kapolsek.
Aksi pencurian tersebut terjadi saat korban, Nur Alhabsi, meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat Dzuhur di masjid pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Memanfaatkan situasi rumah yang sepi, pelaku masuk dengan cara membobol rumah korban lalu menggondol uang tunai Rp12 juta serta sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp14 juta.
Yang lebih mencengangkan, hasil curian itu ternyata digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli sabu.
“Sebagian uang hasil pencurian dipakai untuk membeli narkotika jenis sabu,” jelas IPTU Andi.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas merah berisi uang tunai Rp220 ribu, dua buku tabungan, satu kartu ATM, alat hisap bong, serta sebuah handphone merek Realme.
Kasus ini pun menjadi perbincangan warga. Banyak yang mengaku geleng-geleng kepala karena pelaku merupakan pasangan suami istri yang seharusnya saling mengingatkan, bukan malah kompak melakukan tindak kriminal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Warga diminta memastikan pintu rumah terkunci rapat serta memasang sistem keamanan tambahan seperti CCTV guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan demi mencegah terjadinya tindak kriminal,” pungkas Kapolsek. *



