
Reporter Hasbi Latuba
LUWUK – Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Banggai Sunarto Lasitata mengungkapkan, kebutuhan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) naik tiga kali lipat.
Tahun ini permintaan Jargas sebanyak 30 ribu rumah tangga. Sedang tahun sebelumnya hanya 9 ribu yang terpasang sekaligus tergunakan.
Adapun lokasi yang sudah terbangun dan telah beroperasi yakni Kecamatan Batui, Batui Selatan dan Moilong. Akan menyusul Kecamatan Nambo, Kintom dan Luwuk.
“Sesuai data yang sudah terusulkan sebanyak 30 ribu kepala keluarga. Total keseluruhan 40 ribu lebih,” ujar Sunarto kepada Luwuk Times, Senin (26/09/2022).
Ia menjelaskan, awalnya program Jargas ini mulai tercanangkan pemerintah pusat melalui kementerian ESDM dan SKK Migas, Pemda Banggai langsung melakukan pendataan dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan.
Hasilnya tahap I sebanyak 9 ribu lebih pemasangan instalasi sambungan rumah (SR).
“Kalau lalu gratis semua, dari pemasangan jaringan sampai kompor. Ketambahan 30 ribu ini masih kita tunggu dari pemerintah pusat,” urai Sunarto.
Bagi Sunarto, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) SDA, bersifat memfasilitasi. Kalau ada permintaan data dari provinsi dan pusat kita lanjutkan sesuai item permintaan program dari mereka.
Hal yang menyangkut teknis itu ada instasi teknis. Kita tidak masuk keranah itu. Akan tetapi posisi kita selaku bagian SDA, memfasilitasi saja.
“Salah satunya program Jargas ini yang sudah berjalan baik,” tutur Sunarto.*
Discussion about this post