
Ketiga cabang taekwondo. 2 emas, 5 perak dan 7 perunggu membuat cabang ini berada pada posisi ke V. Namun kesuksesan Porprov Poso itu tidak mampu dipertahankan saat pesta olahraga empat tahunan di Parigi Moutong. Para taekwondoin kita hanya mendulang 1 emas dan 3 perunggu. Akibatnya peringkat terpuruk ke VII.
Cabang olahraga keempat yang prestasinya mudung adalah tinju. Tahun 2014 sukses dengan 3 emas dan 1 perunggu, tapi pada tahun 2019 harus puas dengan 1 emas dan 1 perunggu. Hal itu berpengaruh pada perangkingan. Di Poso posisi ke II. Sedang Parigi Moutong posisi ke V.
Baca juga: Dipakai Warkop, Aset Pemda Diusul jadi Sekretariat FORKI Banggai
Sepak takraw lebih runyam lagi. Jika Porprov Poso berada pada rangking II dengan mendulang 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu, tapi tidak saat berlaga pada Porprov empat tahun berikutnya. Cabang olaharaga ini zero medali.
Tak hanya cabor yang menurun prestasinya lewat dua momentum olahraga tingkat regional itu. Ada juga cabor yang patut mendapat apresiasi atas kontribusi atletnya.
NAIK PERINGKAT
Berikut delapan cabor yang peringkatnya naik setelah penambahan jumlah medali dalam dua kali Porprov se Sulteng:
Karate
1-3-5 peringkat III (2014)
4-3-6 peringkat II (2019)
Atletik
0-5-8 peringkat IX (2014)
5-6-6 peringkat III (2019)
Pencak Silat
2-3-6 peringkat V (2014)
4-2-6 peringkat III (2019)
Panjat Tebing
0-0-0 (2014)
4-2-1 peringkat II (2019)
Bulutangkis
0-0-0 (2014)
1-0-2 peringkat II (2019)
Bola Voli
0-0-3 peringkat III (2014)
1-1-0 peringkat II (2019)
Gatebal
0-0-0 (2014)
1-3-1 peringkat IV (2019)
Tenis Lapangan
0-0-0 (2014)
0-0-1 peringkat IV (2019). *
Discussion about this post