-->
-->

Kesal hanya Punya Satu Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Orang Tua Siswa SDN Tampe Pagimana Ancam Palang Sekolah

Sofyan
Ilustrasi para siswa SD. (Foto istimewa)
A-AA+A++

PAGIMANA, LUWUK TIMES – SDN Tampe Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai bakal berpolemik panjang.

Betapa tidak orang tua siswa mengancam akan melakukan aksi pemalangan sekolah tersebut.

Kekesalan itu berangkat dari sekolah yang berada pada wilayah kepulauan tersebut hanya punya satu tenaga pengajar.

Terlebih lagi Kepala SDN Tampe sering absen, sehingga sekolah itu terkesan tidak mendapat perhatian.

Ancaman akan melakukan aksi pemalangan itu langsung dilontarkan orang tua siswa.

Baca Juga:  Bantuan PANADA Mengalir ke Banggai, Bupati Amirudin Apresiasi Kepedulian Gubernur Sulteng

“Kami berniat akan melakukan aksi protes, dengan melakukan pemalangan pintu gedung sekolah,” tegas Jhony Mokoagow yang merupakan orang tua siswa.

Baca juga : Miris, Siswa SDN Tampe Pagimana hanya Diajari Satu Guru, Kepsek Sering Absen dan tak Punya Pagar Sekolah

Ia mengatakan, mestinya Kepsek aktif. Dengan begitu dapat membackup tenaga pengajar yang hanya ada satu orang.

Baca Juga:  Harga Pertalite di Pagimana Mencekik, Eceran Tembus Rp25 Ribu per Botol

Yang terjadi malah, Kepsek sering absen. Akibatnya, satu tenaga pengajar tidak maksimal dalam memberikan pelajaran kepada 18 siswa SDN Tampe.

Karena kondisi ini sudah terjadi sejak lama dan tidak mendapat perhatian, sehingga solusinya tekan Jhony adalah melakukan pemalangan sekolah.

“Terus terang kami sebagai orang tua siswa sangat kecewa. Anak kami rajin masuk sekolah, tapi malah gurunya jarang masuk,” ucap Jhony.

Baca Juga:  Diancam "Hajar" hingga Diintimidasi di Kantor Lurah, Jurnalis di Bunta 1 Ditekan Usai Bongkar Bantuan Beras

Tak hanya mengancam melakukan aksi palang sekolah, para orang tua siswa juga berniat melaporkan kondisi ini pad Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai.

“Kami juga orang tua berencana akan ke kantor Dinas pendidikan. Kami akan mempertanyakan dan melaporkan persoalan yang sesungguhnya yang terjadi pada SDN Tampe,” kata Jhony. *

Anto Yasin

-->

Pos Terkait