Kuota Hanya 108, Pendaftar PMB SMANOR Tadulako Palu Tembus 184 Peserta

oleh -745 Dilihat
oleh
Para peserta didik SMANOR Tadulako Palu. (Foto Barnabas Loinang Luwuk Times)

Palu, Luwuk Times — Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PMB) tahun ajaran 2025/2026 di Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Palu sebanyak 184 peserta.

Jumlah ini jauh melampaui kuota yang tersedia, yakni hanya 108 orang, dengan rincian 75 untuk jalur asrama dan 33 untuk non-asrama.

Para peserta calon murid baru ini berasal dari berbagai daerah se Sulawesi Tengah.

SMANOR Palu membuka kecabangan non-asrama mencakup futsal, sepak bola, voli, dan paralayang.

Sementara cabor asrama terdiri dari atletik, sepak takraw, bulutangkis, dayung, karate, pencak silat, tinju, taekwondo, serta panjat tebing yang baru dibuka tahun ini.

Rinciannya, jumlah pendaftar terbanyak berasal dari cabor atletik sebanyak 44 orang, yang terdiri dari nomor lintasan dan lapangan.

Menyusul karate 24 orang, taekwondo 20 orang, bulu tangkis 17 orang, serta masing-masing 15 orang dari pencak silat dan sepak takraw.

Tinju 14 peserta, dayung oleh 6 orang, dan panjat tebing 3 orang.

Selain itu, terdapat pula peserta dari cabang olahraga non-binaan SMANOR.

Antara lain bola voli (12 orang), sepak bola (8 orang), serta masing-masing satu orang dari renang, paralayang, dan futsal.

Ketua Panitia Seleksi, M. Warsita, menjelaskan, proses seleksi akan berlangsung melalui tahapan tes kecabangan, tes fisik, dan serangkaian tes lainnya.

Proses ini akan berlangsung hingga 19 Juni 2025 dengan pengumuman hasil seleksi.

“Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Dan mereka datang dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Seleksi juga melibatkan pelatih profesional dari masing-masing cabang olahraga,” ujar Warsita.

Dalam proses seleksi ini, sejumlah pelatih turut terlibat aktif. Antaranya Anwar Makawaru untuk cabor taekwondo, Susila Kamti untuk pencak silat, Fania Dwi Maharani dan Yojo M. Qosim untuk karate.

Selain itu ada Herson S. Mohamad sepak takraw dan Ninong sebagai pelatih cabang olahraga tinju. *

Barnabas Loinang