LUWUK TIMES — Atmosfer Ramadhan di Kabupaten Banggai tak hanya diwarnai ibadah. Akan tetapi juga semangat sportivitas yang membara.
Turnamen SKANSAL Ramadhan Cup 2026 resmi ditutup dengan laga final penuh drama dan hujan gol, Selasa (17/3/2026), di Lapangan Futsal GOR Kilongan, Kecamatan Luwuk Selatan.
Tim 2019 tampil perkasa dengan kemenangan telak 11-4 atas Tim 2017, memastikan diri keluar sebagai juara dalam pertandingan yang memukau penonton.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang. Namun, Tim 2019 menunjukkan dominasi permainan yang sulit dibendung.
Serangan demi serangan mereka sukses membongkar pertahanan lawan, hingga akhirnya menutup laga dengan skor mencolok.
Turnamen yang telah bergulir sejak 25 Februari 2026 ini diikuti oleh 23 tim, menjadikannya salah satu ajang futsal paling bergengsi di kalangan pelajar dan alumni di Banggai selama bulan suci Ramadan.
Mewakili Bupati Banggai, Muhammad Rizal Datu Adam secara resmi menutup kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Amirudin yang belum dapat hadir karena agenda penting lainnya.
Dalam sambutannya, Rizal menegaskan bahwa futsal menjadi salah satu olahraga yang mengalami perkembangan pesat, terutama di kalangan pelajar saat Ramadan.
“Turnamen seperti ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga membangun kebersamaan, sportivitas, dan pengalaman bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mendukung perkembangan olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Ketua panitia, Zulkarnain Ahlan, turut mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan dukungan sponsor yang telah menyukseskan kegiatan ini. Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Luwuk, Romin Hairun, menegaskan bahwa turnamen ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar siswa dan alumni.
Di bawah sorotan lampu lapangan dan gemuruh sorak penonton, SKANSAL Ramadhan Cup 2026 tak hanya melahirkan juara, tetapi juga meninggalkan cerita tentang semangat, persahabatan, dan mimpi anak-anak muda Banggai yang terus menyala di bulan suci. *
Editor Sofyan Labolo



