Close

Mahasiswa KKN Tematik Unismuh Luwuk Banggai dan PT PAU Siap Gebrak Desa

SofyanSofyan25 dilihat
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi desa kembali ditunjukkan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai.

Melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), Unismuh resmi membekali mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026.

Program strategis ini merupakan wujud kolaborasi mentereng antara Unismuh Luwuk Banggai dan PT Panca Amara Utama (PAU).

Fokus utamanya sangat penting, penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pendampingan intensif bagi kelompok tani di lapangan.

Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Risno Mina, mengungkapkan bahwa sebanyak 18 mahasiswa pilihan akan diterjunkan langsung ke jantung perdesaan.

Para mahasiswa ini membawa beragam keahlian dari lintas disiplin ilmu, mulai dari Program Studi Manajemen, Bisnis Digital, Agribisnis, Agroteknologi, Teknik Industri, hingga Ilmu Hukum.

Menurut Dr. Risno, pendekatan multidisiplin mutlak diperlukan karena tantangan di desa tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu sudut pandang keilmuan.

Sektor pertanian, misalnya, tidak berhenti sebatas teknik bercocok tanam atau panen saja. Hasil bumi menuntut manajemen pengelolaan yang tepat hingga strategi pemasaran agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Untuk sampai di pasar itu, tentunya ada banyak disiplin ilmu yang harus dipertautkan,” tegas Dr. Risno di sela-sela pembekalan.

Sebelum terjun ke lokasi sasaran, para mahasiswa digembleng melalui pembekalan matang yang turut melibatkan unsur pemerintah desa serta instansi teknis yang membidangi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Selain diwajibkan menyusun laporan dan artikel ilmiah layaknya KKN reguler, kerja sama dengan PT PAU ini juga menargetkan luaran berupa penyusunan buku terkait sumber daya manusia.

Sementara itu, perwakilan PT Panca Amara Utama (PAU), Leni Hinelo, menyambut baik sinergi berkelanjutan ini.

Ia memaparkan bahwa program pendampingan BUMDes dan kelompok tani sebenarnya telah berjalan selama beberapa tahun, termasuk menggandeng para penyuluh lapangan hingga perguruan tinggi ternama seperti UGM.

Kendati demikian, kehadiran mahasiswa KKN Unismuh diyakini mampu memberikan injeksi energi dan sudut pandang baru yang segar.

“Dengan turunnya adik-adik KKN ini, yang secara akademik memiliki cara pandang segar, kita bisa memetakan apa sebenarnya permasalahan riil yang terjadi di lapangan,” ujar Leni.

Ia berharap kolaborasi di tiga kecamatan sasaran ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial akademik, melainkan mampu merumuskan solusi konkret. Harapan besarnya satu, BUMDes dan kelompok tani di Kabupaten Banggai semakin mandiri, berdaya saing, dan bermuara pada peningkatan taraf hidup masyarakat desa. *

Pasang Iklan Anda Disini_1