LUWUK TIMES— Panji Syahputra akan menahkodai cabang olahraga (cabor) Kickboxing Kabupaten Banggai. Bahkan politisi Partai Golkar yang juga anggota DPRD Banggai ini berencana menggelar kejuaraan cabor yang menggabungkan teknik pukulan dan tendangan dari berbagai seni bela diri ini.
Informasi ini disampaikan Staf Bupati Banggai Bidang Pemuda dan Olahraga, Febry Hendrawan, bertempat Hotel Kota Luwuk, belum lama ini.
“Iya, Panji siap menahkodai cabor Kickboxing,” ucap Febry.
Ia juga mengabarkan, setelah resmi Ketua Pengkab Kickboxing diemban Panji, maka akan ada kejuaraan yang akan dihelatnya.
“Rencananya akan ada kejuaraan Kickboxing di Kabupaten Banggai, setelah Panji resmi memegang pengkab tersebut,” kata Ebing sapaan Febry Hendrawan.
Kepengurusan Kickboxing segera Berakhir
Dari 33 Pengkab sudah termasuk SIWO dan Badan Fungsional yang terdaftar di KONI Kabupaten Banggai, salah satunya adalah Pengkab Kickboxing.
Masa kepengurusan cabor yang kini diketuai Sulianti Murad ini segera berakhir. Yakni sampai dengan 18 Oktober 2025. Sehingga wajar saja jika muncul wacana pergantian pucuk pimpinan salah satu cabor beladiri itu.
Terkait dengan wacana itu, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun memberi pendapat.
Kepada Luwuk Times, Selasa (05/08/2025) mengaku masih menyisahkan sebulan lebih lagi kepengurusan Pengkab Kickboxing Kabupaten Banggai berakhir.
“Berdasarkan SK, kepengurusannya berakhir sampai dengan 18 Oktober 2025,” ucapnya.
Terkait dengan musyawah cabang, tambah Sugiarto menjadi kewenangan penuh Pengkab itu sendiri.
“Soal musyawarah, siapa saja punya hak sebagai Ketua. Apakah berasal dari luar kepengurusan sebelumnya atau internal,” kata Sugiarto.
Yang pasti, para club Kickboxing Kabupaten Banggai yang memiliki hak dalam menentukan siapa yang layak menjabat Ketua cabor itu kedepan.
Kalau memang segera melaksanakan musyawarah, saran Sugiarto sebaiknya sebelum 18 Oktober 2025. Sehingga SK tetap aktif dan tidak demisioner. *
Sofyan Labolo




