

LUWUK TIMES — Menjadi petahana pada pemilu legislatif (pileg) tentu bukan perkara mudah. Tidak sekadar mempertahankan eksistensinya sebagai wakil rakyat di lembaga legislatif. Tapi juga mampu memelihara konstituen, sehingga jumlah perolehan suara tidak menurun.
Berdasarkan data perolehan suara dari KPU Banggai selama dua kali perhelatan pileg, yakni 2014 dan 2019, ada beberapa anggota DPRD Banggai yang perolehan suaranya ‘mudung’.
Akan tetapi ada juga wakil rakyat yang sukses mendulang suara sangat signifikan, sehingga terjadi penambahan perolehan suara dibanding pesta demokrasi lima tahun sebelumnya.
Pada pileg 2014 lalu, perolehan suara Samsul Bahri Mang di daerah pemilihan (dapil) 1 sebanyak 3.532 suara. Tapi pada pileg 2019, raihan suara mantan Ketua DPRD Banggai dan mantan Ketua DPD Partai Golkar Banggai ini turun menjadi 2.832 suara.
Pada pileg 2024 mendatang, Obama-sapaan Samsul Bahri Mang ini rencananya akan naik level. Ia menjadi calon anggota DPRD Sulteng.
Berkompetisi di dapil dataran Toili, senior Golkar Banggai Saripudin Tjatjo harus kerja ekstra. Itu tercermin lewat perolehan suara Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai ini.
Pada pileg 2014, Om Arif-sapaannya, meraup 1.533 suara. Tapi pada pileg 2019 juga di dapil 4 (dulunya disebut dapil 2), menurun menjadi 1.439 suara.
Oleh Ketua DPD Partai Golkar Banggai, Beniyanto Tamoreka, Om Arif pada pileg 2024 akan berkompetisi di dapil 1. Dan di dapil Kota inilah, Om Arif sempat melampaui kuota perolehan suara pada pemilu sebelumnya.
Halaman sebelah
Discussion about this post