LUWUK TIMES – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor perkebunan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Tahun 2026 ini, sebanyak 186 peserta dari berbagai unsur akan mengikuti kegiatan Pelatihan Program Pengembangan SDM Perkebunan yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) pusat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, Dewi Wahyuni Mang, kepada Luwuk Times, Kamis 7 Mei 2026.
Menurut Dewi Wahyuni, saat ini program tersebut telah mengantongi rekomendasi teknis dan tinggal menunggu pelaksanaan resmi dari pihak BPDP pusat.
“Untuk tanggal dan lokasi pelaksanaan masih menunggu penetapan dari BPDP pusat. Namun yang pasti, Kabupaten Banggai kembali mendapat kesempatan dalam program pengembangan SDM perkebunan tahun 2026,” ujarnya.
Program ini menyasar berbagai kalangan yang terlibat langsung dalam sektor perkebunan sawit.
Mulai dari petani pekebun, keluarga pekebun, penyuluh, petugas pendamping, tenaga kerja sawit, masyarakat sekitar kawasan perkebunan hingga aparatur sipil negara (ASN).
Pelatihan tersebut mampu meningkatkan kapasitas, keterampilan dan wawasan para peserta agar sektor perkebunan Kabupaten Banggai semakin maju dan berdaya saing.
Ia menjelaskan, Kabupaten Banggai menjadi salah satu daerah penerima program karena memiliki kawasan perkebunan sawit yang cukup potensial.
Selama ini kegiatan pelatihan umumnya dilaksanakan di Kota Palu dengan sistem pembagian per kelas sebanyak 30 peserta.
“Narasumber berasal dari pusat sehingga materi yang diberikan lebih komprehensif dan sesuai perkembangan sektor perkebunan nasional,” tambahnya.
Program pengembangan SDM perkebunan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja dan produktivitas perkebunan.
Termasuk memperkuat peran Kabupaten Banggai sebagai salah satu daerah penghasil komoditas perkebunan di Sulawesi Tengah. *
Sofyan Labolo










