Pemerhati Tenis Lapangan Banggai Desak Regenerasi Pengurus dan Pembinaan Atlet Muda

oleh -93 Dilihat
oleh
Para atlet muda tenis lapangan pada salah satu kejuaraan beberapa waktu lalu di lapangan Gelora Luwuk. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES – Aspirasi dari para pecinta dan pemerhati cabang olahraga tenis lapangan Kabupaten Banggai kian menguat.

Mereka menilai minimnya prestasi tenis daerah selama ini tidak lepas dari kepengurusan yang didominasi kalangan lanjut usia serta kurangnya ruang bagi atlet muda untuk berkembang.

Sejumlah pemerhati olahraga kepada Luwuk Times, Sabtu (02/05/2026) menyampaikan, sudah saatnya organisasi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PELTI) Banggai melakukan regenerasi.

Kepengurusan perlu diisi oleh sosok-sosok muda yang lebih energik, progresif, dan fokus pada pembinaan atlet usia dini hingga remaja.

“Kondisi sekarang membuat tenis lapangan sulit berkembang. Atlet yang digunakan dalam ajang seperti Porprov masih didominasi usia senior. Bahkan ada yang berasal dari luar daerah. Padahal, banyak atlet muda lokal yang potensinya jauh lebih baik,” ungkap salah satu pemerhati tenis.

Aspirasi ini juga menyoroti lemahnya sistem pembinaan yang selama ini lebih banyak secara mandiri oleh individu atau klub, bukan oleh organisasi resmi.

Hal tersebut sebagai indikator kurang optimalnya peran PELTI dalam membangun ekosistem tenis yang berkelanjutan.

Selain itu, ketiadaan kejuaraan lokal maupun turnamen terbuka berskala nasional di Banggai turut menjadi sorotan.

Padahal, minat generasi muda terhadap tenis lapangan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari ramainya aktivitas latihan di Lapangan Gelora setiap hari, yang diikuti oleh pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Anak-anak muda kita punya semangat besar. Bahkan beberapa atlet junior harus berjuang mengikuti turnamen di Palu dengan biaya sendiri. Ini menunjukkan ada potensi yang belum mendapat dukungan secara maksimal,” tambahnya.

Para pecinta tenis berharap adanya perubahan nyata dalam tubuh PELTI Banggai. Dengan memberi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis.

Mereka optimistis, dengan kepengurusan yang lebih segar dan program pembinaan yang terarah, tenis lapangan Banggai dapat berkembang pesat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan. *

Sofyan Labolo