Undang Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, DKISP Banggai Bikin Bimtek

oleh -421 Dilihat
oleh
Kepala DKISP Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab saat memberi penjelasan kepada peserta tentang inovasi TIK yang telah dikembangkan oleh DKISP, yakni Banggai Command Center. (Foto DKISP Banggai untuk Luwuk Times)

Banggai, Luwuk Times— Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Tanggap Insiden Siber.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari bertempat Hotel Santika ini resmi berakhir Kamis (12/6/2025).

Salah satu sasaran dari agenda ini adalah menjawab permasalahan dengan meningkatnya ancaman keamanan digital yang menyasar sistem pemerintahan daerah.

Itu karena kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan sistem keamanan informasi yang menyasar peningkatan kapasitas aparatur sipil negara pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Melalui pelatihan intensif ini, peserta akan memahami berbagai skenario ancaman siber dan langkah-langkah sistematis dalam merespons insiden dengan cepat dan tepat.

Pertahanan Siber

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia, Danang Jaya, S.Si., M.Kom., hadir langsung dalam sesi penutupan.

Baca Juga:  KPU Banggai Distribusi 8.477 KPPS di 1.211 TPS, Mahmud: Pelantikan Dirangkaikan dengan Bimtek dan Penanaman Pohon

Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa penguatan pertahanan siber tidak cukup hanya dengan perangkat teknologi.

Menurutnya, kesiapan SDM yang memiliki kompetensi dan kesadaran tinggi terhadap keamanan informasi, merupakan unsur paling vital dalam sistem pertahanan digital pemerintah daerah.

“Khusus Kabupaten Banggai hampir seluruh layanannya berbasis TIK. Dan tentu kalau layanan sudah berbasis TIK banyak data yang akan kita kelola. Kami berharap segala sesuatunya seperti aplikasi atau infrastruktur TIK nya aman, datanya aman, dan segala sesuatunya aman,” tutur Direktur Danang.

Tim Tanggap Insiden Siber itu lanjut dia, untuk mencegah jangan sampai ada terjadi insiden. Namun jika terdapat insiden pun, itu bisa dapat kita lakukan pemulihan dengan cepat.

Baca Juga:  Selama 15 Hari, 902 P3K Kabupaten Banggai Ikut Orientasi

Danang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pusat dan daerah dalam memperkuat arsitektur keamanan siber nasional.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangatlah penting. Kami dari pemerintah pusat mencoba untuk menghubungkan pemerintah daerah satu dengan yang lain dalam satu network menggunakan standar yang sama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan dan penguatan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) pada tingkat daerah. Hal itu sebagai garda depan dalam melindungi infrastruktur informasi pemerintah.

Kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari langkah nyata DKISP Kabupaten Banggai dalam membangun sistem pengamanan informasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Inovasi TIK

Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, Kepala DKISP Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab, S.Kom mengajak seluruh peserta berkunjung dan menyaksikan secara langsung inovasi TIK yang telah dikembangkan oleh DKISP, yakni Banggai Command Center.

Baca Juga:  Narasumber dari Kementerian Pekerjaan Umum, PUPR Banggai Gelar Bimtek Operasi dan Pemeliharaan Irigasi

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat bagaimana integrasi sistem informasi dijalankan pada tingkat kabupaten. Termasuk dalam hal pengawasan data, pengelolaan layanan publik, serta pemantauan aktivitas digital pemerintahan secara real time.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, DKISP Kabupaten Banggai menegaskan, pelatihan dan penguatan tim tanggap insiden akan terus berlanjut dalam bentuk program berkelanjutan.

Tujuannya tidak hanya untuk menjaga sistem digital tetap aman. Tetapi juga mendorong budaya sadar keamanan informasi di setiap lini pemerintahan. *

DKISP Banggai

No More Posts Available.

No more pages to load.