Bupati Banggai Amirudin Hadiri Monev Jamsostek se-Sulawesi di Kendari, Perkuat Perlindungan Pekerja Formal dan Informal

oleh -222 Dilihat
oleh
Bupati Banggai Amirudin kedua dari kanan, menghadiri Monev Jamsostek se-Sulawesi di Kendari, Jumat (29/5/2026).

LUWUK TIMES – Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penganggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, bertempat Hotel Sahid Azizah Syariah Convention Center, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan itu dalam rangka percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) tingkat regional Sulawesi,

Pada kegiatan strategis tersebut, Bupati Amirudin hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si bersama para bupati dan wali kota se-Sulawesi.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing daerah. Termasuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasinya.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah penyusunan langkah dan strategi guna memastikan seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Agus Fatoni, M.Si dan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Mintje Wattu.

Selain itu para gubernur atau pejabat yang mewakili, sekretaris provinsi, para sekda dan sekot se-Sulawesi, kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, serta sejumlah undangan lainnya.

Kehadiran Bupati Banggai dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mendukung perluasan cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.

Termasuk kelompok pekerja rentan dan informal yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan semakin kuat dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi tenaga kerja di wilayah Sulawesi. *