Advertising

Example floating
Example floating

Cabor Mulai Bergerak Seleksi Atlet, Ketua Umum KONI Banggai Amirudin Beri Apresiasi Selangit

Sofyan
Sekretaris KONI Banggai Sugiarto Djanun
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai H. Amirudin mengapresiasi langkah sejumlah pengurus cabang olahraga (pengcab).

Itu karena para cabor telah memulai melakukan pembinaan dan seleksi atlet secara mandiri sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga di Morowali.

IMG-20260829-WA0006

Apresiasi Ketua Umum KONI Banggai itu disampaikan lewat Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, kepada Luwuk Times, Rabu (01/06/2026).

Baca Juga:  Banggai Menggelegar di Wadokai Day Series III, Sabet 43 Medali dan Gelar Bergengsi Best of the Best!

“Pak Ketum KONI Banggai (Amirudin) sangat mengapresiasi pengcab yang sudah bergerak melakukan penjaringan dan seleksi atlet secara mandiri. Harapan kami, seluruh cabor dapat melakukan hal yang sama agar potensi atlet bisa terdeteksi lebih awal sesuai kuota yang telah diberikan KONI,” ujarnya.

Ia mengatakan langkah tersebut menjadi contoh positif yang diharapkan dapat diikuti seluruh cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  Morowali Siap Guncang Porprov X Sulteng, Garansi Fiskal Pemprov Bakar Semangat Atlet

Menurut Sugiarto, sejumlah cabor telah melaksanakan tahapan seleksi, di antaranya bola voli, futsal, sepak bola mini, hingga kejuaraan Tinju Volume II Piala Ketua Pertina yang sekaligus menjadi ajang pemantauan atlet potensial.

Ia menegaskan, proses seleksi yang dilakukan sejak dini akan sangat membantu KONI dalam mempersiapkan atlet menuju tahapan Training Center (TC).

Baca Juga:  Banggai Prix Racing Street Championship Siap Guncang Luwuk, Digelar 30 Oktober–1 November 2026

“Ketika masuk TC, atlet sudah terkondisikan sejak awal, baik dari sisi nomor pertandingan maupun kesiapan tim. Atlet yang memiliki potensi namun belum masuk skuad utama tetap bisa dipersiapkan sebagai lapis kedua atau cadangan karena masih ada waktu sekitar lima bulan untuk melakukan pembinaan,” jelasnya.

-->