
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Sebanyak 62 tenaga kerja asing (TKA) bekerja di Kabupaten Banggai. Mereka tersebar pada 15 perusahaan yang beroperasi di daerah ini.
“Itu data update sampai dengan bulan Maret 2022,” kata Kepala UPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II Disnakertrans Sulteng, Yance kepada Luwuk Times, Rabu (11/05/2022).
Dari 15 perusahaan tersebut, terbanyak memperkerjakan TKA adalah PT. Sasl And Sons Indonesia.
Sebanyak 17 TKA bekerja pada perusahaan yang beralamatkan di Desa Kayutanyo Kecamatan Luwuk Timur. Mereka berasal dari negara Srilangka.
Sementara ESSA PT. Panca Amara Utama memperkerjakan 10 TKA.
Selain dari India dan Jepang juga perusahaan yang wilayah operasinya di desa Uso Kecamatan Batui itu melibatkan TKA asal Bangladesh.
Sejumlah jabatan strategis diemban para tenaga kerja asing itu. Antaranya, shift engineer, electrical engineer, maintance, production produksi dan logistic manager.
Selanjutnya ada PT. Mutual Reality Investiment (PT. Mutual Penta).
Perusahaan wilayah operasinya di desa Siuna Kecamatan Pagimana ini melibatkan 7 TKA yang kesemuanya dari Cina.
PT. Lautan Gunung Mas yang berada di desa Uwedikan Kecamatan Luwuk Timur memperkerjakan sebanyak 6 TKA juga dari Cina.
PT. Donggi Senoro ada 4 tenaga kerja luar, yakni dari Jepang dan Korea dan PT. Vetco Gray Indonesia melibatkan 3 warga Malaysia serta PT. Nikelindo Jaya Nusantara merekrut 3 TKA asal Cina.
Selebihnya, perusahaan yang ada tersebut memperkerjakan 1 sampai 2 TKA di Banggai. *
Discussion about this post