APBD Banggai 2025 Capai Rp3,1 Triliun

oleh -1107 Dilihat
oleh
DPRD Banggai menggelar rapat paripurna agenda rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Banggai tahun anggaran 2025, Kamis 14 November 2024. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

BANGGAI— DPRD Banggai menggelar rapat paripurna agenda rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Banggai tahun anggaran 2025, Kamis 14 November 2024.

Rapat yang dihadiri 24 wakil rakyat itu dipandu Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo didampingi dua wakilnya, Wardani Murad Husain dan I Putu Gumi.

Rapat yang dihadiri Pjs Bupati Banggai, Raziras Rahmadillah itu berlangsung sore. Dan dimulai dengan penyampaian laporan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar) oleh juru bicaranya, Made Darma.

Baca Juga:  Masjid Agung An-Nur Luwuk Dipercantik, Asri Abasa: Target Sebelum Ramadhan 1447 H Rampung

Dalam laporannya, APBD Banggai tahun anggaran 2025 sebesar Rp3.158.074.256.040, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD sebesar Rp293 miliar lebih, terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Baca Juga:  47 KK Terdampak Kebakaran Pasar Sentral Luwuk Mengadu ke DPRD Banggai

Pajak daerah, Rp238 miliar lebih. Retribusi daerah Rp27 miliar lebih. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp5,7 miliar lebih. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Ep121,7 miliar.

Sektor pendapatan transfer Rp2,8 triliun lebih. Terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat dan pendapatan transfer antar daerah.

Pendapatan transfer pemerintah pusat Rp2,7 triliun lebih. Pendapatan transfer antar daerah Rp43,9 miliar lebih.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Hari Sapto Adji Gugat Pemberhentian Kader Gerindra Banggai, Soroti Proses dan Rencana PAW

Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp27,3 miliar. Terdiri dari pendapatan hibah dan lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pendapatan hibah sebesar Rp2,5 miliar lebih. Lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan direncanakan sebesar Rp24,8 miliar lebih.

No More Posts Available.

No more pages to load.