LUWUK TIMES, Palu – Kepulangan jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tengah dari Arab Saudi telah dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan hingga akhir Juni 2026.
Sebanyak 1.753 jemaah yang tergabung dalam lima kelompok terbang (Kloter) Balikpapan (BPN) 9 hingga 13 akan kembali ke Tanah Air secara bertahap melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Palu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, H. Muchlis Aseng, S.Ag., M.Pd, mengatakan seluruh jemaah haji asal Sulteng telah memiliki jadwal kepulangan yang terkoordinasi dan akan tiba di Palu mulai 20 hingga 26 Juni 2026.
Kloter BPN 9 yang terdiri atas jemaah asal Kota Palu, Banggai Laut, Tojo Una-Una, Poso, dan Morowali dijadwalkan meninggalkan Madinah pada 18 Juni 2026.
Rombongan diperkirakan tiba di Balikpapan pada 19 Juni dan setelah transit semalam akan melanjutkan penerbangan ke Palu pada 20 Juni 2026.
Sementara itu, Kloter BPN 10 yang membawa jemaah asal Kota Palu, Donggala, dan Sigi akan berangkat dari Arab Saudi pada 19 Juni, tiba di Balikpapan pada 20 Juni, dan melanjutkan perjalanan ke Palu pada 21 Juni 2026.
Khusus jemaah haji asal Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan (Bangkep) yang tergabung dalam Kloter BPN 11, dijadwalkan meninggalkan Madinah pada 21 Juni 2026.
Setelah tiba di Balikpapan pada 22 Juni dan menjalani transit semalam, rombongan akan melanjutkan penerbangan ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada 23 Juni 2026.
Selanjutnya, Kloter BPN 12 yang beranggotakan jemaah asal Buol, Parigi Moutong, Sigi, dan Donggala akan bertolak dari Arab Saudi pada 22 Juni, tiba di Balikpapan sehari kemudian, dan dijadwalkan mendarat di Palu pada 24 Juni 2026.
Adapun Kloter BPN 13 yang terdiri atas jemaah asal Morowali Utara, Kota Palu, dan Tolitoli akan meninggalkan Madinah pada 24 Juni 2026.
Rombongan diperkirakan tiba di Balikpapan pada 25 Juni dan melanjutkan penerbangan ke Palu pada 26 Juni 2026.
Menurut Muchlis Aseng, musim haji 2026 yang bertepatan dengan 1447 Hijriah memberikan kuota sebanyak 1.753 jemaah bagi Sulawesi Tengah.
Kota Palu menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak, yakni 537 orang, disusul Kabupaten Tolitoli 228 orang, Banggai 160 orang, Poso 127 orang, Donggala 105 orang, Morowali 104 orang, Sigi 100 orang, Parigi Moutong 98 orang, Buol 84 orang, Banggai Laut 65 orang, Tojo Una-Una 57 orang, Morowali Utara 49 orang, dan Banggai Kepulauan 39 orang.
Secara nasional, pemulangan jemaah haji Indonesia telah dimulai sejak 2 Juni 2026 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Sesuai jadwal, proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi akan berakhir pada 30 Juni 2026.
Di tengah kabar kepulangan para tamu Allah, duka menyelimuti keluarga besar jemaah haji Sulawesi Tengah.
Dari total 1.753 jemaah yang berangkat tahun ini, satu jemaah asal Kabupaten Banggai Laut dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Mina Wadi, Arab Saudi.
Jemaah yang wafat adalah Nurhani Dg Parani (62). Almarhumah meninggal dunia karena sakit saat menjalankan rangkaian ibadah haji.
Atas musibah tersebut, Muchlis Aseng menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan,” ujarnya. *
Setiyo Utomo

