Asrama Mahasiswa Banggai di Manado Diresmikan, Bukti Dukungan untuk Generasi Muda

oleh -13 Dilihat
oleh
Pemerintah Kabupaten Banggai meresmikan Asrama Mahasiswa Kabupaten Banggai Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu 31 Mei 2025.

Manado, Luwuk Times— Pemerintah Kabupaten Banggai meresmikan Asrama Mahasiswa Kabupaten Banggai Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu 31 Mei 2025.

Hal ini sebagai salah satu bentuk komitmen Pemda Banggai terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko yang meresmikan Asrama Mahasiswa Kabupaten Banggai Kota Manado dan turut disaksikan oleh jajaran pemerintah daerah lainnya.

Termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman, Kepala Bagian Organisasi, serta Kepala Bagian Pemerintahan.

Asrama ini diperuntukan kepada mahasiswa asal Kabupaten Banggai yang sedang menempuh pendidikan di Manado.

Bangunan ini terdiri dari 12 kamar tidur. Dan saat ini sudah berpenghuni sembilan orang mahasiswa.

Harapannya, dengan kehadiran asrama ini mampu meringankan beban ekonomi mahasiswa perantauan, serta menciptakan ruang tinggal yang kondusif untuk belajar dan bertumbuh bersama.

Warga Membuka Diri

Penjabat Sekretaris Daerah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada warga sekitar yang telah membuka diri terhadap kehadiran mahasiswa asal Banggai.

Ia juga menitipkan harapan besar kepada para penghuni asrama agar mampu menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih kepada tetangga-tetangga, orang-orang yang ada sekitar asrama. Karena telah menerima anak-anak kami. Untuk adik-adik mahasiswa, asrama ini harus kalian kelola dengan baik. Mudah-mudahan beberapa tahun ke depan, anak-anakku sekalian telah menyelesaikan kuliah dan dapat memberi manfaat serta membangun Kabupaten Banggai yang kita cintai,” ungkapnya.

Intan Puspita, Ketua Ikatan Mahasiswa Luwuk Banggai Manado, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.

Ia menekankan bahwa keberadaan asrama ini memberikan solusi nyata bagi mahasiswa yang kesulitan membayar biaya tempat tinggal di Manado.

“Mahasiswa bisa tinggal pada asrama tanpa perlu membayar kos. Harga kos di Manado mahal-mahal. Sedangkan pada asrama ini cukup membayar iuran listrik dan sampah,” jelasnya.

Asrama ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga simbol dukungan moral dan sosial dari daerah asal bagi para mahasiswa.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Banggai berencana memperluas fasilitas serupa di kota-kota lain tempat mahasiswa Banggai menempuh pendidikan, sebagai bagian dari visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. *

REKOMENDASI UNTUK PEMBACA