

Reporter Hasbi Latuba
LUWUK – Keinginan agar DPRD Banggai pada pemilu 2024 mendatang memiliki 40 kursi pupus. Saat ini jumlah penduduk Kabupaten Banggai hanya 370 ribu jiwa. Masih ada sekitar 30 ribu lebih jiwa lagi selisihnya untuk mencapai 400 ribu plus 1 jiwa.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Banggai Ikhsan Panrelly menyebutkan, berdasarkan data rilis Kemendagri, jumlah penduduk Kabupaten Banggai baru pada angka 370 ribu jiwa lebih.
“Ini sesuai rilis semester I tanggal 30 Juni 2022 lalu, baru 370 ribu jiwa lebih,” kata Ikhsan, Rabu (14/09/2022) kepada Luwuk Times bertempat ruang kerjanya.
Rilis Kemendagri tersebut lanjut Ikhsan akan terus bertambah. Namun angka kenaikannya belum bisa ia pastikan.
Pada semester II nanti yakni sekitar Desember 2022, akan terlihat berapa ketambahannya.
Namun prediksi Ikhsan tidak begitu signifikan. Itu karena kesadaran warga untuk memperoleh dokumen identitas kependudukan menurun.
“Nanti sudah ada kepentingan yang sangat medesak baru buru buru mengurus,” katanya.
Padahal lanjut Ikhsan, pihaknya selalu siap dalam melayani segala kebutuhan yang berkaitan dengan data kependudukan.
“Seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan dokumen lain kependudukan lainnya,” paparnya.
Bagaimana dengan keinginan DPRD Banggai mengenjot angka kependudukan bisa tembus 400 ribu jiwa untuk kebutuhan penambahan alokasi kursi DPRD Banggai?
Pertanyaan itu kembali mendapat jawaban Ikhsan.
“Kecil kemungkinan dan sulit terpenuhi. Kalau melihat angka yang ada sekarang, agak sulit. Butuh waktu beberapa tahun lagi baru bisa mencapai 400 ribu jiwa,” tuturnya.
Alasannya, itu karena masih terjadi selisih sekira 30 ribu jiwa dari 370 ribu jiwa yang sudah terdata.
Dia bahkan menyayangkan desakan dewan Banggai terlalu mepet. “Sudah terlambat. Kalau beberapa bulan lalu mungkin masih bisa, pungkasnya. *
Discussion about this post