LUWUK TIMES — Upaya Pemerintah Kabupaten Banggai meningkatkan kualitas birokrasi kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja bagi pejabat pimpinan tinggi (PPT) pratama eselon IIb.
Kegiatan yang digelar BKPSDM Banggai ini berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Luwuk Selatan.
Uji kompetensi tersebut menjadi momentum penting untuk menilai kesesuaian kemampuan para pejabat dengan jabatan yang mereka emban.
Selain menjadi sarana evaluasi kinerja, agenda ini juga bertujuan memastikan bahwa aparatur yang menduduki posisi strategis merupakan figur yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, dalam sambutannya menegaskan, penguatan kapasitas pejabat merupakan bagian dari komitmen Pemda dalam memantapkan kualitas kepemimpinan birokrasi.
“Birokrasi hari ini menghadapi tantangan yang kompleks: transformasi digital, dinamika sosial budaya, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Karena itu, kompetensi manajerial, sosial kultural, dan pengukuran kinerja harus menjadi standar utama,” ujar Ramli.
Tahapan Uji Kompetensi
Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan dalam beberapa tahap:
10–11 Desember: Tes kompetensi manajerial dan sosial kultural.
15 Desember: Tes penulisan makalah, pemaparan, dan wawancara.
Ketua Tim Asesor, Rahman Yape, menjelaskan bahwa proses ini dirancang untuk memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan para pejabat.
“Dimanapun posisi ASN, mulai pelaksana hingga jabatan tinggi pratama, uji kompetensi perlu dilakukan kembali. Ini penting untuk melihat apakah seseorang masih sesuai dengan posisi yang ditempati,” katanya.
“Kami berharap hasil uji benar-benar mencerminkan kompetensi sehingga bisa menjadi dasar Pemda dalam penempatan atau reposisi pejabat,” tambahnya.
Seleksi Direksi BUMD Banggai Sakti
Selain uji kompetensi pejabat eselon II, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan seleksi calon direksi Perusahaan Daerah Banggai Sakti. Pemda menargetkan BUMD ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Sekda Ramli menegaskan perlunya direksi yang memiliki kemampuan manajerial kuat dan visi jangka panjang.
“Kita membutuhkan figur yang visioner, inovatif, dan berintegritas. Direksi terpilih harus mampu menjadikan Banggai Sakti sebagai BUMD yang sehat, produktif, serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dengan berbagai agenda pembenahan dan penguatan sumber daya manusia ini, Pemerintah Kabupaten Banggai menunjukkan komitmen serius dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berdaya saing. *













