Peringatan Nuzulul Quran, Wabup Banggai Furqanuddin: Nilai-Nilai Alquran Mempererat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

oleh -35 Dilihat
oleh
Wabup Banggai H. Furqanuddin Masulili

LUWUK TIMES — Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran memiliki peran penting dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal tersebut ia sampaikannya saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran 1447 H, bertempat Masjid An Nuur Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (6/3/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Furqanuddin mengajak umat muslim menjadikan momentum Nuzulul Quran sebagai sarana memperkuat keimanan. Sekaligus menumbuhkan semangat untuk mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan Alquran sebagai sumber inspirasi dalam menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan hidup. Nilai-nilai yang terkandung dalamnya mampu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa jika benar-benar kita hayati dan amalkan,” ujar Furqanuddin.

Menurutnya, peringatan Nuzulul Quran tidak seharusnya sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan. Melainkan momentum refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Alquran.

“Jangan sampai kita hanya terjebak dalam rutinitas peringatan semata, sehingga makna terdalam dari turunnya Alquran justru luput dari kesadaran batin kita. Peringatan ini harus menjadi pengingat agar kita terus meningkatkan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran Alquran,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Furqanuddin juga menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi yang tengah terjadi di Timur Tengah. Ia mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar konflik dan ketegangan yang terjadi dapat segera berakhir.

“Mari kita sisihkan doa terbaik kita agar saudara-saudara kita di Timur Tengah diberikan keselamatan dan kedamaian, serta agar konflik yang terjadi segera menemukan jalan penyelesaian,” ucapnya.

Peringatan Nuzulul Quran 1447 H ini diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Panitia Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI).

Dalam hikmah Nuzulul Quran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Suardi Kandjai, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai upaya pemberantasan buta aksara Alquran, khususnya di kalangan peserta didik.

Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian bersama mengingat masih terdapat siswa-siswi yang belum mampu membaca Alquran dengan baik.

“Mari kita membumikan Alquran di tengah keluarga kita, dimulai dari rumah sebagai tempat pertama pendidikan agama bagi anak-anak,” ujarnya. *

DKISP Banggai