Satu Lawan Ratusan, Aksi Berani Ketua PN Luwuk Hadapi Barikade Emak-Emak Tanjung Tanpa Dikawal Polisi

oleh -700 Dilihat
oleh
Ketua PN Luwuk Suhendra Saputra saat menghadapi warga Tanjung, Jumat (03/07/2026). (Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES, Luwuk — Suasana di kawasan Tanjung mendadak mencekam pada Jumat pagi (03/07/2026).

Ratusan warga, yang didominasi oleh barisan emak-emak, kembali turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.

Beberapa titik jalan tampak membara akibat ban bekas yang sengaja dibakar oleh massa yang emosional.

Di tengah situasi yang memanas dan kepulan asap hitam, sebuah momen menegangkan terjadi sekitar pukul 10.40 WITA.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Luwuk, Suhendra Saputra, S.H., M.H., tiba di lokasi sendirian.

Tanpa ada pengawalan ketat dari aparat kepolisian, ia tetap berkomitmen penuh untuk turun langsung melaksanakan tugasnya.

Begitu menginjakkan kaki di lokasi, Suhendra langsung dihadang oleh barikade warga dan pihak ahli waris.

Ketegangan sempat memuncak ketika warga secara tegas menolak segala bentuk dialog.

Meski situasi memanas dan berhadapan langsung dengan ratusan massa yang emosional, Ketua PN Luwuk justru menunjukkan ketenangan luar biasa.

Ia tetap berdiri kokoh menghadapi warga demi menuntaskan komitmennya.

Di lokasi yang sama, spanduk-spanduk perlawanan yang dipasang sejak hari sebelumnya masih terpajang erat, mempertegas penolakan keras dari masyarakat Tanjung. Beberapa pesan mencolok yang tertulis di antaranya:

“Eksekusi 2018 cacat prosedur”

“Kami masyarakat Tanjung Siap Sahid”

“Sertipikat milik masyarakat Tanjung masih sah”

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih terus berkembang di bawah pengawasan warga yang bersikeras mempertahankan hak mereka. *

Sofyan Labolo