Advertising

Example floating
Example floating

Masukan Konstruktif KONI Banggai Direspons Positif, Morowali Siap Matangkan Persiapan Porprov Sulteng

Sofyan
Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun memberikan sejumlah masukan kepada panitia pelaksana Porprov ke X Sulteng Kabupaten Morowali, pada forum Pra Chef de Mission (CdM) di Kota Palu.
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES— Kontribusi pemikiran Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, dalam forum Pra Chef de Mission (CdM) mendapat respons positif dari tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X Sulawesi Tengah, Kabupaten Morowali.

Dalam kegiatan yang berlangsung 14 hingga 16 April 2026 Kota Palu itu, Sugiarto aktif memberikan sejumlah masukan strategis dan konstruktif. Tujuannya, untuk kelancaran pelaksanaan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

IMG-20260829-WA0006

“Kami mengikuti kegiatan pra CDM membahas sejumlah hal krusial menghadapi Porprov. Agenda ini penting agar saat CDM 1, CDM 2 dan DRM nanti tidak ada kendala,” ujar Sugiarto kepada Luwuk Times, Minggu (19/04/2026).

Sugiarto merinci, sejumlah isu penting yakni meliputi regulasi mutasi atlet yang tetap mengacu pada SK KONI Sulteng, hingga teknis pertandingan 27 cabang olahraga (cabor).

Salah satu poin penting adalah ketentuan bahwa nomor pertandingan harus diikuti minimal oleh 50 persen plus satu kabupaten/kota.

Baca Juga:  Bakal Kirim 354 Atlet ke Morowali, KONI Banggai Siapkan Pesta Bonus Rp2,9 Miliar untuk Peraih Medali

“Jika ada nomor yang hanya diikuti dua atau tiga daerah, maka tidak layak dipertandingkan untuk perebutan medali. Bisa saja digelar, tetapi sifatnya non-medali,” jelasnya.

Selain itu, rapat juga menegaskan bahwa cabor dengan SK kepengurusan yang telah kadaluarsa tidak dapat dipertandingkan dalam Porprov.

ALTI Berpotensi tak Dipertandingkan

Isu menarik lainnya muncul dari cabang olahraga Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Sugiarto menyoroti adanya kesalahpahaman daerah terkait status keanggotaan cabor tersebut.

“Banyak yang mengira setelah terbentuk pada provinsi, otomatis ada pada kabupaten/kota. Padahal tidak demikian. Hingga kini sebagian besar daerah, termasuk Banggai, belum memiliki SK definitif ALTI,” ungkapnya.

Lahir kesepakatan, jika hingga pelaksanaan CDM 1 cabor tersebut belum terbentuk secara sah pada sejumlah daerah, maka ALTI berpotensi tidak dipertandingkan.

Tak hanya soal teknis, KONI Banggai juga memberikan perhatian serius terhadap kesiapan sarana dan prasarana.

Baca Juga:  Tatap Porprov Sulteng, PBVSI Banggai Kumpulkan Pelatih dan Agendakan Uji Tanding Luar Daerah

Mulai dari kesiapan venue yang target rampung sebelum hari pelaksanaan, hingga persoalan infrastruktur pendukung seperti SPBU yang saat ini baru tersedia satu unit di Morowali.

“Bayangkan jika ada ratusan kendaraan dari kontingen, tentu ini perlu solusi sejak dini,” kata Sugi.

Masukan lain yang mendapat perhatian dari tuan rumah adalah terkait akomodasi dan koordinasi kontingen.

Minimal Tiga Liaison Officer

KONI Banggai menyarankan penyiapan Liaison Officer (LO) minimal tiga orang untuk setiap kabupaten/kota, serta pengaturan lokasi penginapan atlet agar tidak terpencar.

“Kami sarankan satu kelurahan maksimal dua kabupaten agar memudahkan koordinasi, termasuk soal konsumsi dan mobilisasi atlet,” tambahnya.

Selain itu, pengalaman Banggai sebagai tuan rumah Porprov sebelumnya juga menjadi referensi penting bagi Morowali. Khususnya dalam penerapan sistem pendaftaran atlet berbasis online.

Baca Juga:  Misi Pertahankan Tahta Porprov, Bupati Amirudin Pimpin Langsung Strategi Kontingen Banggai

Rencananya, akan ada bimbingan teknis (bimtek) sekaligus uji coba jaringan di Kabupaten Morowali.

Sugiarto mengungkapkan, berbagai masukan dari KONI Banggai tersebut mendapat apresiasi dari panitia pelaksana Morowali.

“Alhamdulillah, apa yang kami sampaikan mendapat respons positif. Harapannya Morowali bisa lebih sukses bahkan melampaui capaian Banggai saat menjadi tuan rumah,” tuturnya.

Apresiasi Ketum KONI Banggai

Akhir komentar, Sugiarto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Banggai yang juga Bupati Banggai, H. Amirudin, atas kepercayaan kepadanya.

“Tanpa dukungan beliau (Amirudin), kami tidak bisa berkontribusi maksimal. Beliau adalah inisiator sekaligus mentor dalam membangun KONI Banggai selama ini,” pungkasnya.

Selain menghadiri Pra CDM, Sugiarto juga mengikuti Musyawarah Akuatik serta memberikan dukungan kepada atlet Banggai pada kejuaraan catur Piala Kapolda Sulteng, serta meninjau persiapan atlet paralayang menuju kejuaraan dunia. *

Reporter: Sofyan Labolo

-->