LUWUK TIMES, Banggai – Bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka mendesak Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Banggai agar tidak hanya menjadi penyelenggara kompetisi. Akan tetapi aktif mengawasi setiap turnamen sepakbola yang berlangsung di wilayah Kabupaten Banggai. Ia meminta seluruh tindakan indisipliner yang memicu keributan di lapangan didata secara serius dan diberikan sanksi tegas.
Penegasan itu disampaikan Amirudin saat membuka secara resmi Turnamen Mini Soccer dan Bola Voli Kintom Higahi Cup 2026, Jumat (17/7/2026), di Lapangan Pancar Gas Cornelis, Desa Solan, Kecamatan Kintom.
Menurut Amirudin, maraknya keributan dalam berbagai turnamen sepakbola harus menjadi perhatian serius Askab PSSI Banggai.
Ia menilai, pengawasan yang konsisten dan penegakan disiplin menjadi kunci menciptakan kompetisi yang aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Saya minta Askab PSSI memantau seluruh turnamen yang ada. Semua tindakan indisipliner harus didata, lalu diberi sanksi. Jangan dibiarkan berulang-ulang terjadi,” tegas Amirudin.
Sebagai Ketua Umum KONI Banggai, Amirudin bahkan mengusulkan penerapan sanksi paling berat bagi pemain yang berulang kali membuat kericuhan, yakni “kartu hitam” yang berarti pelaku dilarang tampil di seluruh turnamen sepakbola di Kabupaten Banggai.
“Kalau pemain sudah diberi, bukan lagi kartu merah tapi kartu hitam, artinya dia tidak boleh lagi bermain di semua turnamen. Ini kita harus konsisten,” ujar Amirudin.
Tak hanya pemain, ia juga meminta suporter yang menjadi pemicu kerusuhan tidak dibiarkan tanpa konsekuensi.
Bahkan, klub yang suporternya terus membuat onar dinilai layak dikenai sanksi tidak diikutsertakan dalam turnamen berikutnya.
“Kalau ada suporter yang sering bikin ribut, maka klubnya jangan pernah diikutkan.”
Menurut Amirudin, penerapan sanksi merupakan bagian penting dalam membangun budaya sportivitas di dunia olahraga.
“Tidak mungkin sportivitas dibangun tanpa adanya sanksi. Kalau tidak ada sanksi tegas, orang gampang saja bikin onar,” tandasnya.
Turnamen Kintom Higahi Cup 2026 sendiri diikuti 34 tim mini soccer dan akan berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2026.
Ajang tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga.
Sementara itu, Camat Kintom Amrizal Latif mengajak seluruh peserta, suporter, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.
“Mari kita jaga open tournament ini sebagai ajang silaturahmi dan persatuan. Junjung tinggi sportivitas agar Kecamatan Kintom memberikan kesan yang terbaik,” ujarnya.
Pembukaan Kintom Higahi Cup 2026 turut dihadiri jajaran pengurus KONI Banggai, Askab PSSI Banggai, Karang Taruna Banggai, sejumlah kepala perangkat daerah, para kepala desa, lurah, serta masyarakat setempat.
Turnamen dibuka dengan laga ekshibisi antara Karang Taruna melawan Kintom All Stars, yang disambut antusias ratusan penonton. *
DKISP Banggai
