LUWUK TIMES, Banggai — Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Amirudin, SP., MP., MM., AIFO dalam mendorong pembangunan berbasis inovasi terus membuahkan hasil nyata.
Terbukti, pada ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2026, Kabupaten Banggai kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah paling progresif di Indonesia melalui paparan strategi penguatan ekosistem inovasi daerah yang komprehensif.
Langkah transformatif yang diusung Bupati Amirudin tidak sekadar mengejar predikat atau penghargaan semata, melainkan menjadi jawaban atas berbagai tantangan makroekonomi dan sosial daerah.
Inovasi Melonjak 409,5%, Banggai Raih Predikat “Sangat Inovatif”
Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem inovasi di Kabupaten Banggai mengalami peningkatan luar biasa.
Berdasarkan data Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2023 hingga 2026, jumlah inovasi daerah melonjak drastis dari 21 inovasi pada 2023 menjadi 107 inovasi pada 2026, atau meningkat sebesar 409,5%.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, nilai Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Banggai naik sebesar 56,3%, dari angka 50,65 di tahun 2023 menjadi 79,16 di tahun 2026.
Pencapaian ini berhasil membawa Kabupaten Banggai naik kelas dari predikat “Inovatif” menjadi “Sangat Inovatif” secara beruntun pada tahun 2025 dan 2026, serta melesat dari peringkat 116 nasional (2023) menuju peringkat 50 nasional (2025).
“Kabupaten Banggai telah membuktikan bahwa inovasi daerah dapat menjadi kekuatan pembangunan. Tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan predikat Sangat Inovatif, tetapi memastikan setiap inovasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Banggai Ir. H. Amirudin.
Dampak Nyata pada Capaian Indikator Makroekonomi
Strategi inovasi yang dijalankan secara terarah terbukti membawa dampak langsung terhadap indikator pembangunan makro daerah tahun 2025.
Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 3,78% (tumbuh 0,15% dibanding tahun 2024) dan pengentasan kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,23% (turun 0,33% dari 2024).
Selanjutnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,07% (berkurang 0,04% dari 2024), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat signifikan mencapai 73,44 poin (naik 0,58 poin dari 2024) dan pertumbuhan PAD tumbuh pesat hingga mencapai peningkatan sebesar Rp72,85 miliar (31,35%) dari tahun sebelumnya.
Komitmen Regulasi, Kelembagaan dan Kolaborasi Riset Multi-Pihak
Keberhasilan ini tak lepas dari fondasi kebijakan yang kokoh di bawah nakhoda Bupati Amirudin.
Pemkab Banggai menerbitkan Perda No. 10 Tahun 2022 tentang Inovasi Daerah, membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) melalui Perda No. 2 Tahun 2023, serta memberikan perlindungan hukum pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI/Hak Cipta) secara gratis bagi inovator.














