
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Dana yang diporsikan untuk tuan rumah pekan olahraga provinsi (Porprov) se Sulteng, belum tercover dalam dokumen APBD Banggai 2022.
Menurut Ketua Fraksi PKB-Hanura-Perindo (PHP) DPRD Banggai, H. Syafruddin Husain, eksekutif perlu mencadangkan anggaran tersebut. Hal itu untuk mengantisipasi jika Pemprov Sulteng menjatuhkan pilihan ke Kabupaten Banggai, pasca Kabupaten Buol tidak siap menajdi tuan rumah Porprov ke IX.
Benar langkah eksekutif kata Ketua DPC PKB Kabupaten Banggai ini, yang belum memasukkan anggaran Porprov 2022. Itu karena Pemda Banggai masih menunggu surat keputusan (SK) Gubernur Sulteng tentang tuan rumah Porprov.
“Saya sepakat dengan kebijakan eksekutif itu. Karena memang mereka masih menunggu SK dari Gubernur Sulteng tentang penetapan Banggai sebagai tuan rumah Porprov,” kata Haji Udin-sapaan anggota Komisi 2 DPRD Banggai ini.
Baca juga: Sukseskan Banggai Tuan Rumah Porprov, Investor harus Punya Andil
Akan tetapi sambung wakil rakyat dari dapil IV ini, Pemda Banggai perlu mencadangkan anggaran tersebut. Apalagi, Bupati Banggai H. Amirudin sudah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah agenda olahraga tingkat regional empat tahunan itu.
“Saran saya, cadangkan saja anggarannya. Karena secara politik pak Bupati sudah menyatakan siap,” ucap Haji Udin.
Kalaupun sambung politisi lalong tiga periode ini, ketika anggaran itu tercadangkan masuk dalam biaya tak terduga ataupun belanja hibah tidak tergunakan, menyusul Kota Palu yang ditetapkan sebagai tuan rumah, maka anggaran itu bisa masuk Silpa.
“Perlu ada antisipasi. Caranya cadangkan anggaran Porprov. Kalau tidak terpakai, kan bisa masuk Silpa,” jelas Ketua Fraksi PHP DPRD Banggai ini. *
Discussion about this post