LUWUK TIMES – Para jamaah tetap memadati pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung An-Nuur Luwuk, Sabtu (21/03/2026) lalu.
Padahal, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) tahun ini memusatkan shalat ied bertempat Lapangan Mirqan Luwuk Selatan.
Antusiasme itu tak hanya terlihat dari jumlah jamaah yang hadir. Akan tetapi juga dari besarnya dana salawat yang berhasil terkumpul. Total dana salawat pada momentum hari kemenangan tersebut mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp78.200.000.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung An-Nuur Luwuk, H. Asri Abasa, mengungkapkan bahwa dana tersebut menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kepedulian umat dalam memakmurkan masjid.
“Dana ini akan kami gunakan untuk kebutuhan petugas hari raya serta melanjutkan pembangunan pelataran masjid,” ujarnya, Rabu (25/03/2026) malam.
Saat ini, DKM Agung An-Nuur Luwuk tengah menggenjot penyelesaian pelataran masjid yang nantinya berfungsi untuk menampung jamaah saat kapasitas dalam masjid tidak lagi mencukupi.
Harapannya, keberadaan pelataran ini menjadi solusi atas membludaknya jamaah pada momen-momen besar keagamaan. Sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam beribadah.
DKM menargetkan, pembangunan pelataran tersebut dapat rampung dan mulai berfungsu pada pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 H mendatang.
Besarnya dana salawat yang terkumpul pun menjadi simbol kuat bahwa Masjid Agung An-Nuur Luwuk tetap menjadi pusat ibadah dan kebersamaan umat. Bahkan di tengah adanya pemusatan lokasi shalat ied tempat lainnya. *
Reporter: Sofyan Labolo



