Di RTH Teluk Lalong Luwuk, Sekda Banggai Tutup Festival Lipu Celebes 2025

oleh -837 Dilihat
oleh
Penutupan Festival Lipu Celebes 2025 bertempat RTH Teluk Lalong Luwuk

LUWUK TIMES— Pagelaran budaya 2nd International Festival Lipu Celebes 2025 resmi berakhir, Sabtu (15/11/2025) malam, bertempat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong Luwuk.

Selama lima hari pelaksanaan festival yakni 11-15 November, RTH Teluk Lalong ramai dengan tumpah ruahnya warga. Mereka menyaksikan penampilan seni budaya, baik lokal maupun dari mancanegara.

Pada gelaran kedua Festival Lipu Celebes, selain delegasi dari Kabupaten Buol, Toli-Toli, Morowali, dan Tojo Una-Una, juga ramai dengan kehadiran empat delegasi negara, Estonia, Korea Selatan, Meksiko dan Filipina.

Baca Juga:  Pengelolaan Arsip Ditingkatkan, Bupati Amirudin Siapkan Reward untuk OPD Peraih Nilai Terbaik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko dalam upacara penutupan Festival Lipu Celebes 2025 menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai. Termasuk semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Festival ini menjadi wadah untuk menggali dan mempromosikan potensi lokal kita ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ramli.

Baca Juga:  Hasil Seleksi Kompetensi Calon Sekda Banggai, Ramli Tongko Ungguli 3 Rival

Ramli mengatakan, festival lintas budaya tersebut bukan sekadar ajang untuk merayakan pengembangan budaya, tapi juga memperkuat rasa persatuan.

“Mari bersama-sama, kita jaga keberlanjutan budaya dan tradisi kita, serta menjadikannya sebagai identitas yang kuat bagi generasi mendatang,” ujar Ramli.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh delegasi kabupaten lain dan delegasi dari beberapa negara atas partisipasinya dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Baca Juga:  Berlangsung Empat Hari, Ini Rangkaian Kegiatan Festival Teluk Lalong Luwuk

Tak hanya pertunjukkan seni budaya pada panggung festival. Festival Lipu Celebes 2025 juga menampilkan berbagai kegiatan.

Seperti workshop kesenian, pameran etnografi, dan kegiatan yang melibatkan para pelajar. Antaranya mendongeng dengan bahasa daerah, puisi, dan lainnya.

Para delegasi juga berkesempatan menyaksikan ritual adat suku Andio, Mongkaan Pae bu’o Kecamatan Masama. *

No More Posts Available.

No more pages to load.