Di RTH Teluk Lalong Luwuk, Sekda Banggai Tutup Festival Lipu Celebes 2025

oleh -847 Dilihat
oleh
Penutupan Festival Lipu Celebes 2025 bertempat RTH Teluk Lalong Luwuk

LUWUK TIMES— Pagelaran budaya 2nd International Festival Lipu Celebes 2025 resmi berakhir, Sabtu (15/11/2025) malam, bertempat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong Luwuk.

Selama lima hari pelaksanaan festival yakni 11-15 November, RTH Teluk Lalong ramai dengan tumpah ruahnya warga. Mereka menyaksikan penampilan seni budaya, baik lokal maupun dari mancanegara.

Pada gelaran kedua Festival Lipu Celebes, selain delegasi dari Kabupaten Buol, Toli-Toli, Morowali, dan Tojo Una-Una, juga ramai dengan kehadiran empat delegasi negara, Estonia, Korea Selatan, Meksiko dan Filipina.

Baca Juga:  Gantikan Abdullah Ali, Ramli Tongko Dilantik Penjabat Sekda Banggai

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko dalam upacara penutupan Festival Lipu Celebes 2025 menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai. Termasuk semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Festival ini menjadi wadah untuk menggali dan mempromosikan potensi lokal kita ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ramli.

Baca Juga:  Pemda Banggai Susun Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi 2025-2029

Ramli mengatakan, festival lintas budaya tersebut bukan sekadar ajang untuk merayakan pengembangan budaya, tapi juga memperkuat rasa persatuan.

“Mari bersama-sama, kita jaga keberlanjutan budaya dan tradisi kita, serta menjadikannya sebagai identitas yang kuat bagi generasi mendatang,” ujar Ramli.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh delegasi kabupaten lain dan delegasi dari beberapa negara atas partisipasinya dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dinkes Luncurkan Program ILP Puskesmas se Kabupaten Banggai

Tak hanya pertunjukkan seni budaya pada panggung festival. Festival Lipu Celebes 2025 juga menampilkan berbagai kegiatan.

Seperti workshop kesenian, pameran etnografi, dan kegiatan yang melibatkan para pelajar. Antaranya mendongeng dengan bahasa daerah, puisi, dan lainnya.

Para delegasi juga berkesempatan menyaksikan ritual adat suku Andio, Mongkaan Pae bu’o Kecamatan Masama. *

No More Posts Available.

No more pages to load.