Advertising

Example floating
Example floating

TPP Terkatung-Katung, Pegawai Dinkes Banggai Pertanyakan Dana Ada, Kenapa Pencairan Lambat

Sofyan
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES— Keterlambatan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) menuai sorotan.

Kali ini, sejumlah pegawai lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai mempertanyakan kejelasan proses yang berlarut-larut. Padahal dana kabarnya sudah tersedia di kas daerah.

IMG-20260829-WA0006

Seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kegelisahan yang kini dirasakan banyak tenaga kesehatan.

Ia menilai lambannya proses pencairan TPP menimbulkan tanda tanya besar buat kalangan pegawai.

Baca Juga:  Dituding Mangkir Sidang PTUN, Bupati Banggai Amirudin Semprot Supriadi Lawani: Berkaca Dulu!

“Yang jadi pertanyaan kami, dana TPP itu katanya sudah ada. Lalu kenapa pencairannya masih terkatung-katung seperti ini?” ujarnya mempertanyakan.

Menurutnya, secara administrasi seluruh persyaratan pengajuan sudah terpenuhi. Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan hak tersebut akan diterima.

Lebih jauh, ia juga menyinggung adanya informasi yang beredar pada internal pegawai terkait dugaan pungutan untuk memperlancar proses pencairan. Bahkan ada potongan sebesar Rp50 ribu per orang.

Baca Juga:  Serpihan Maldives di Bualemo: Ketika Bupati Banggai Amirudin Jatuh Hati pada Pasir Putih Taima

“Kalau memang ada biaya tambahan untuk kelancaran, kenapa setelah itu tetap saja lambat? Ini yang membuat kami semakin bingung,” tambahnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada semangat kerja tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.

TPP yang semestinya menjadi bentuk penghargaan atas kinerja, justru berubah menjadi sumber keresahan.

Baca Juga:  Bupati Banggai Terbitkan Surat Edaran Pengendalian LPG 3 Kg, Pelanggar Kena Sanksi

Pegawai tersebut berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera memberikan penjelasan terbuka. Termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pencairan TPP.

“Harus ada transparansi. Kalau memang ada kendala, sampaikan secara jelas. Jangan sampai muncul dugaan-dugaan yang justru merusak kepercayaan,” tegasnya.

Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan pencairan TPP tersebut. *

Reporter Sofyan Labolo

-->