LUWUK TIMES — Keluarga besar KONI Banggai kembali bertambah. Setelah menaungi puluhan cabang olahraga, kini olahraga Padel segera bergabung di bawah naungan KONI Kabupaten Banggai.
Dengan masuknya Pengurus Kabupaten (Pengkab) Padel Indonesia (PI) Banggai, jumlah cabang olahraga di KONI Banggai kini mencapai 33 cabor, ditambah dua badan fungsional.
Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun Kamis (21/05/2026) mengatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu surat keputusan resmi dari Pengprov Padel Indonesia Sulawesi Tengah.
“Draf SK-nya sudah kami usulkan ke Pengprov. Kami tinggal menunggu SK resminya,” kata Sugiarto Djanun.
Dalam struktur kepengurusan yang diusulkan, Febry Hendrawan SH., AIFO dipercaya menjabat sebagai Ketua Pengkab PI Kabupaten Banggai. Sedangkan posisi sekretaris diisi Ratna Mahmuda Parakasi.
Ketua Pengkab PI Banggai, Febry Hendrawan atau akrab disapa Ebing mengungkapkan, meski tergolong olahraga baru di Kabupaten Banggai, namun animo masyarakat terhadap Padel cukup tinggi.
“Sekitar 100-an orang sudah tertarik dan mereka sangat berpotensi menjadi atlet Padel,” ujar Ebing.
Ia menilai, berkembangnya olahraga Padel di Banggai tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah dan KONI Banggai di bawah kepemimpinan Bupati Banggai H. Amirudin.
“Patut kami apresiasi. Di bawah kepemimpinan pak Amirudin, KONI Banggai ketambahan cabor. Salah satunya Padel,” ucapnya.
Menariknya, untuk wilayah Sulawesi Tengah, cabang olahraga Padel saat ini baru berkembang di Kota Palu dan Kabupaten Banggai.
Meski belum dipertandingkan secara resmi pada Porprov Sulteng di Kabupaten Morowali, namun cabor ini direncanakan masuk sebagai cabang eksebisi.
Padel sendiri merupakan olahraga yang sekilas mirip tenis lapangan. Perbedaannya terletak pada ukuran lapangan yang lebih kecil, yakni 10 x 20 meter, serta penggunaan bola yang lebih ringan.
Secara nasional, Padel resmi masuk anggota KONI sejak tahun 2024 dan direncanakan mulai dipertandingkan pada ajang PON tahun 2028 mendatang. *
Sofyan Labolo

