Evaluasi Kejurnas FORKI 2026, Alan Nuary: Pengalaman di Bandung Jadi Bekal Atlet Karate Banggai Menuju Porprov Sulteng

oleh
oleh
Pendamping sekaligus pelatih FORKI Banggai, Alan Nuary Abdussama, SH., AIFO-P (kiri) bersama tiga atlet karate Banggai yang tergabung dalam tim FORKI Sulawesi Tengah pada Kejurnas FORKI 2026 di Bandung, Jawa Barat. (Foto Istimewa)

LUWUK TIMES – Pendamping sekaligus pelatih FORKI Banggai, Alan Nuary Abdussama, SH., AIFO-P, menegaskan, hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FORKI 2026 di Bandung, Jawa Barat, akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pembinaan atlet karate Kabupaten Banggai.

Kejurnas Piala Ketua Umum PB FORKI 2026 tersebut berlangsung di GOR Citra Arena Bandung, pada 8–12 Mei 2026. Pesertanya berasal dari para atlet terbaik berbagai daerah di Indonesia.

Kepada Luwuk Times, Minggu (17/05/2025) sekaligus menjadi bahan laporan resmi kepada jajaran pengurus FORKI Banggai, Alan menyampaikan, FORKI Banggai mengirim tiga atlet dan satu pelatih.

“Kami tergabung dalam tim FORKI Sulawesi Tengah,” jelas Alan.

Meski belum berhasil meraih medali, para atlet telah menunjukkan perjuangan maksimal di arena nasional.

Dua atlet Banggai, yakni Giromi Michelia pada nomor Kumite -48 Kg dan Adriansya pada nomor Kumite -68 Kg. Kedunya mampu menembus babak kedua pertandingan.

Sementara itu, atlet Miftah Fauzan Tandjungbulu yang turun pada nomor Kumite -55 Kg putra berhasil melaju hingga empat babak. Sebelum perjalanannya terhenti di semifinal dan belum beruntung dalam perebutan juara tiga.

Alan Nuary menegaskan, pengalaman bertanding pada level nasional ini, menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet FORKI Banggai ke depan.

“Dari hasil yang ada akan menjadi bahan evaluasi. Termasuk penambahan ilmu serta pengalaman untuk ditularkan kepada atlet-atlet FORKI Banggai lainnya. Tentu sjaa dalam persiapan menuju Porprov dan event berikutnya,” ujar Alan.

Ia juga mengungkapkan sejumlah kendala yang masih dihadapi atlet karate Banggai. Antaranya minimnya jam terbang dan kurangnya event pertandingan yang diikuti para atlet.

Selain itu, evaluasi terhadap atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov dinilai masih perlu lebih fokus dan berkelanjutan.

Alan turut menyoroti kondisi fisik atlet yang masih membutuhkan peningkatan. Utamanya dalam aspek nutrisi selama training center (TC).

Meski demikian, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pengcab FORKI Banggai selama pelaksanaan Kejurnas.

“Terima kasih atas dukungan, support dan doa dari Pengcab FORKI Banggai. Semoga ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. *

Sofyan Labolo