Honorarium Tenaga Pendidik PAUD di Desa Belum Terbayar, Ini Tanggapan Bupati Banggai Amirudin

oleh -30 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin

LUWUK TIMES— Keluhan para honorarium tenaga pendidik PAUD di desa yang belum terbayar mendapat respons Bupati Banggai H. Amirudin.

Menurut Amirudin, PAUD di desa yang tidak terafiliasi dengan pemerintah desa, merupakan tanggung jawab yayasan.

Itu karena yayasan dianggap mampu untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Termasuk membayarkan honorarium tenaga pendidik.

“Saya ingin sampaikan, bagi yayasan yang tidak berkemampuan lagi untuk memberikan honorarium, maka kembalikan (PAUD) ke desa. Karena di desa ada dana desa,” ujar Bupati.

Respons itu disampaikan Bupati Amirudin, saat memberikan sambutan, usai Ia melantik pengurus Pokja Bunda PAUD Kabupaten Banggai periode 2025-2030, bertempat Estrellla Hotel, Luwuk Selatan, Kamis (31/7/2025).

Bupati Amirudin melanjutkan, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis. Karena menjadi bagian dari mitra pemerintah dalam mengembangkan layanan PAUD yang berkualitas.

Leading Sektor

Keterlibatan sejumlah leading sektor, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, menjadi hal wajib dalam mendukung program kerja Bunda PAUD.

“Hal ini demi terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh. Termasuk kesehatan fisik, rangsangan pendidikan moral, emosional, dan pengasuhan. Sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok usianya,” ujar Bupati Amirudin.

Pada kepengurusan yang baru, Syamsuarni Amirudin kembali mengemban tugas sebagai Penanggung jawab Bunda PAUD Banggai. Ia berpatner dengan Halimah Pawata selaku Wakil Penanggung jawab.

Estafet Perjuangan

Pada momentum itu, Penanggung Jawab Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin berharap momen pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan. Melainkan estafet perjuangan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak PAUD Kabupaten Banggai.

Syamsuarni Amirudin

“Saya berharap, kita tetap menjaga semangat pengabdian dan dedikasi dalam mengemban amanah ini. Ingatlah bahwa setiap langkah yang kita ambil akan berdampak pada masa depan anak-anak kita,” kata Syamsuarni.

Keberhasilan pendidikan anak usia dini, kata Syamsuarni, membutuhkan sinergisitas antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.

Dia juga menegaskan komitmen Pokja Bunda PAUD Banggai untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi Gerbang Cerdas pemerintah daerah.

“Saya mengajak kepada semua pihak, mari bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi untuk memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Banggai. Dengan kerja sama yang baik, Insyaallah, Gerbang Cerdas dapat terwujud,” pungkasnya.

Pada pelantikan pengurus Pokja Bunda PAUD Banggai juga hadiri Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili dan para pimpinan perangkat daerah lainnya. *

DKISP Banggai