LUWUK TIMES — Nama Irfan Bungaadjim, SH bukan sosok asing di Kabupaten Banggai. Selama ini, ia terkenal luas sebagai aktivis, pengacara, sekaligus figur muda yang konsisten berkecimpung dalam dunia organisasi dan politik lokal.
Kiprah yang panjang itulah yang mengantarkannya pada amanah baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) secara resmi menunjuk Irfan Bungaadjim sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai.
Penunjukan tersebut menyusul pengunduran diri Hasman Balubi dari jabatan Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai. DPP menilai Irfan sebagai figur yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat struktur dan konsolidasi partai.
Bukan tanpa alasan. Rekam jejak Irfan padaa dunia organisasi terbilang matang. Ia pernah menjabat Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai periode 2016–2019. Setelah itu, tongkat kepemimpinan kembali kepadanya saat memimpin Karang Taruna Kabupaten Banggai selama dua periode, 2019–2024.
Pengalaman tersebut menempa Irfan sebagai pemimpin yang terbiasa membangun komunikasi lintas elemen, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga kalangan birokrasi dan politik.
Tak hanya organisasi kemasyarakatan, Irfan juga aktif pada panggung politik lokal. Kedekatannya dengan dinamika masyarakat Banggai menjadi modal penting dalam upaya membesarkan Partai Perindo, partai yang didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo di wilayah ini.
Selain menunjuk Irfan sebagai Plt Ketua, DPP Partai Perindo di bawah kepemimpinan Ketua Umum Angela Herliani Tanoesoedibjo dan Sekretaris Jenderal Ferry Kurnia Rizkiyansyah juga menetapkan sejumlah posisi strategis lainnya.
Randy Purnomo sebagai Sekretaris, Camai Ladati sebagai Wakil Sekretaris, Sitti Rahma Putje sebagai Bendahara, serta Supardi Ente sebagai Wakil Ketua.
Penetapan kepengurusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 446/SK/DPP-Partai Perindo/XII/2025 yang ditandatangani di Jakarta pada 3 Desember 2025.
Dengan formasi baru ini, harapannya Partai Perindo Banggai mampu melangkah lebih solid dan progresif. Terlebih lagi di bawah kepemimpinan figur yang telah teruji dalam organisasi dan pengabdian sosial. *















