Rakyat telah memilih. Kini, giliran AT–FM membuktikan bahwa mereka layak dipilih kembali.
Prestasi Pemerintahan AT-FM Periode Pertama
Selama periode pertama kepemimpinan Amirudin Tamoreka (AT) dan Furqanuddin Masulili (FM) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai (2021–2024), mereka berhasil menorehkan berbagai prestasi yang signifikan dalam pembangunan daerah, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan yang telah dilansir beberapa media local beberapa saat yang lalu sebagai berikut :
Prestasi dan Penghargaan
1). Pembangunan Daerah Terbaik Peringkat II Nasional (2021). Pengakuan atas kinerja pembangunan daerah yang efektif dan efisien.
2). Inovasi Pelayanan Publik “1 PK 100 KK” Masuk Top 99 Nasional (2021). Program inovatif dalam pelayanan publik yang diakui secara nasional.
3). Predikat “A” untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan “B” untuk Reformasi Birokrasi (2021–2022).
Menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Peringkat Terbaik I Inovasi Cegah Stunting Tingkat Provinsi dan Nasional (2021). Keberhasilan dalam menurunkan angka stunting melalui inovasi program kesehatan.
4). Pengelolaan Dana Desa Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (2021). Efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan dana desa.
5). Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik ke I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (2022). Pengakuan atas pencapaian pembangunan daerah yang berkelanjutan.
6). Nominasi 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Nasional (2022). Menunjukkan kinerja pembangunan yang kompetitif di tingkat nasional.
7). Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) (2023). Komitmen dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Banggai.
8). Apresiasi Kabupaten Banggai Terkait Pengendalian Inflasi (2023). Mendapat alokasi insentif fiskal sebesar Rp 9,99 miliar dari pemerintah pusat.
9). Penghargaan Wiyata Darma Pratama pada Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional (2023). Pengakuan atas kontribusi dalam pendidikan anak usia dini.
10). Indeks Inovasi Daerah Tertinggi Kategori Kabupaten di Sulawesi Tengah dengan Predikat “Inovatif” (2023). Menunjukkan kemampuan daerah dalam berinovasi untuk pelayanan publik.
11). Inovasi “Ambulance Dering Ibu Hamil” Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik (2023). Program inovatif dalam pelayanan kesehatan ibu hamil.
12). Nilai Indeks Tertinggi se-Sulawesi Tengah pada Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) (2023). Menunjukkan kemajuan dalam penerapan teknologi informasi dalam pemerintahan.
13). Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik ke II Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (2024). Pengakuan atas keberlanjutan pembangunan daerah.
14). Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 12 Kali Berturut-turut (2012–2023). Menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
15). Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI (2023). Mendapat nilai 82,79 dengan kategori B (kualitas tinggi).
16). Apresiasi atas Dukungan dan Fasilitas Pemerintah Kabupaten Banggai dalam Mendukung Kekayaan Intelektual (2024). Pengakuan dari Kementerian Hukum dan HAM atas peran aktif dalam mendorong potensi kekayaan intelektual.
Peningkatan Anggaran dan Infrastruktur
– Peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD Kabupaten Banggai meningkat dari Rp 2,2 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp 3,2 triliun pada tahun 2024.
– Pembangunan Infrastruktur Jalan Produksi. Pembangunan dan rehabilitasi jalan kantong produksi di berbagai desa, seperti Desa Lauwon, Dolom, Talima B, Tintingon, Kampangar, Sisipan, Masing, dan Ombolu, dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.
Inovasi dan Program Unggulan
– Program “1 PK 100 KK”. Inovasi dalam pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
– Ambulance Dering Ibu Hamil. Program inovatif untuk memberikan layanan darurat bagi ibu hamil, yang diakui secara nasional.
Indikator Sosial dan Ekonomi
– Penurunan Angka Stunting. Angka stunting di Kabupaten Banggai menurun sebesar 1,7 persen pada tahun 2022, menjadi sekitar 24 persen.
– Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Pada Agustus 2023, TPAK mencapai 71,70 persen, dengan jumlah angkatan kerja sebanyak 201.860 orang. Cnadaily.id.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, kepemimpinan AT-FM selama periode pertama menunjukkan komitmen yang kuat dalam memajukan Kabupaten Banggai melalui inovasi, peningkatan pelayanan publik, dan pembangunan berkelanjutan. *


