Masama Geser Sang Jawara Luwuk Kota, Luktar hanya 1 Perunggu dan Tempati Posisi Buncit

oleh -14 Dilihat
oleh
Technikal delegate cabor atletik Ramdani Bahmid saat bertugas di arena Porkab V Banggai. (Foto Foto PASI Banggai untuk Luwuk Times)

Banggai, Luwuk Times— Kecamatan Masama berjaya pada cabang olahraga (cabor) atletik. Sekaligus menggeser Kecamatan Luwuk yang kerap merajai sejumlah cabor.

Kontingen ini merajai cabor yang pada Porkab V Banggai ini melaksanakan pertandingan di lapangan GOR Kilongan Kecamatan Luwuk Utara (Luktar).

Sementara kontingen tuan rumah Luktar terpuruk dan menempati posisi buncit perolehan medali cabor atletik.

Berdasarkan data technical delegate (TD) cabor atletik yang diterima Luwuk Times, Kamis (10/07/2025) tadi malam, Masama meraih 7 emas, 10 perak dan 4 perunggu.

Sekum KONI Sulteng, Muh. Warsita memberikan hadiah kepada para pemenang cabor atletik yang berlangsung di lapangan GOR Kilongan Luwuk Utara. (Foto Foto PASI Banggai untuk Luwuk Times)

Luwuk berada pada posisi kedua, dengan 6 emas, 7 perak dan 4 perunggu. Luwuk Selatan pada peringkat ketiga, dengan raihan 6 emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Modal 5 emas, 4 perak dan 2 perunggu menempatkan Kecamatan Luwuk Timur pada posisi keempat.

Kecamatan Bunta masuk dalam daftar lima besar perolehan medali pada cabor terbanyak menyiapkan medali ini.

Koleksi medali Kecamatan Bunta adalah 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Foto bersama setelah prosesi penyerahan medali kepada para pemenang pada cabor atletik. (Foto Foto PASI Banggai untuk Luwuk Times)

Luwuk Utara yang notabene adalah tuan rumah untuk cabor atletik terpuruk. Kontingen ini hanya bisa merebut 1 medali perunggu.

Medali semata wayang itu sehingga menempatkan Luktar pada peringkat buncit alias ke 16.

Masih mendingan Luktar, meski hanya punya 1 medali perunggu. Ironinya ada pada 8 kecamatan.

Balantak, Balantak Selatan, Batui, Lamala, Nambo, Toili, Toili Jaya dan Lobu tak kebagian medali pada cabor atletik. *

 

Daftar medali cabor atletik pada Porkab V Banggai tahun 2025

 

Sofyan Labolo

REKOMENDASI UNTUK PEMBACA